Liputan6.com, Kabul - Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Hindu Kush, Afghanistan, pada Jumat sore waktu setempat. Getaran kuat juga dirasakan hingga ke negara tetangga, termasuk Pakistan dan wilayah Kashmir.
Korban jiwa dilaporkan berasal dari distrik Bagrami di Provinsi Kabul, menurut Kantor Berita Bakhtar. Selain delapan korban tewas, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara satu lainnya sempat dinyatakan hilang, berdasarkan keterangan Kementerian Informasi Afghanistan.
Advertisement
Pusat Penelitian Geosains Jerman mencatat gempa terjadi pada pukul 16.12 GMT dengan kedalaman sekitar 181 kilometer. Magnitudo gempa sempat diukur 5,9 sebelum direvisi menjadi 5,8, dikutip dari laman Anadolu Agency, Sabtu (4/4/2026).
Getaran terasa kuat di ibu kota Kabul. Seorang warga, Obaidullah Baheer, menyebutkan melalui media sosial bahwa guncangan dirasakan jelas di berbagai wilayah kota.
Selain di Afghanistan, gempa juga dirasakan di Islamabad, serta wilayah barat laut Pakistan seperti Khyber Pakhtunkhwa dan kawasan utara Gilgit-Baltistan. Getaran turut terasa hingga wilayah Kashmir yang dikelola India.
Departemen Meteorologi Pakistan sebelumnya mencatat kekuatan gempa mencapai 6,1 magnitudo sebelum kemudian disesuaikan.
Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan pemantauan dan penilaian dampak gempa, termasuk kemungkinan adanya korban tambahan maupun kerusakan infrastruktur di wilayah terdampak.