Liputan6.com, Jakarta - BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada hari ini, Sabtu (4/4/2026).
Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Prakirawan Alya Sausan menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari Sumatera Utara hingga Aceh, perairan barat Aceh, perairan barat Bengkulu, Samudra Hindia Bengkulu, dari Papua selatan hingga Laut Arafuru, dan Riau hingga Sumatera Utara.
Advertisement
Lalu Bengkulu hingga Sumatera Barat, Sumatera Selatan hingga Jambi, perairan utara Jawa Barat hingga Lampung, Jawa Tengah hingga Jawa Barat, Jawa Barat hingga pesisir selatan Banten.
Kemudian Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua hingga Papua Barat.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi," ujar Alya, melansir Antara, Sabtu (4/4/2026).
Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Pangkal Pinang, Nabire, dan Merauke.
Wilayah Lainnya di Indonesia
Sementara itu, lanjut Alya, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, dan Palembang.
Lalu Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Tanjung Selor, Kupang, Mamuju, Palu, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari Jayapura dan Jayawijaya.
"Ada pun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Banda Aceh, Medan, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Makassar dan Ambon," jelas Alya.
Sebelumnya pada Jumat 3 April 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Thaha memprediksi fenomena Godzilla El Nino berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang di Provinsi Jambi pada 2026.
"Kondisi cuaca di Provinsi Jambi saat ini masih berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau dengan pola yang fluktuatif," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga, di Jambi, Jumat 3 April 2026.
Hal itu ditandai cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari serta potensi hujan sporadis pada sore hingga malam atau dini hari.