Rayen Pono Ungkap Momok Bagi Pasto Setelah 15 Tahun Berkarier dan Lagu Aku Pasti Kembali Sukses

Dua personel Pasto menguak tantangan setelah belasan tahun berkarier di industri musik. Seperti diketahui, Rayen Pono gabung dengan Pasto sejak 2002.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 03 April 2026, 17:00 WIB
Dua personel Pasto menguak tantangan setelah belasan tahun berkarier di industri musik. Seperti diketahui, Rayen Pono gabung dengan Pasto sejak 2002.

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak catatan dari Rayen Pono dan Meltho Sinyal jelang Konser Pasto Pasti Kembali 2026 yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 25 April 2026 dan Bandung, 9 Mei 2026. Dua personel Pasto ini menguak tantangan setelah belasan tahun berkarier di industri musik Tanah Air. Seperti diketahui, Rayen Pono bergabung dengan Pasto sejak 2002. Mulanya, Pasto punya empat personel. Kini, Pasto hanya diperkuat Rayen Pono dan Meltho Sinyal.

Namun, Pasto versi duo inilah yang paling solid. Lantas, apa tantangan besar setelah belasan tahun eksis? “Untuk musisi yang kariernya sudah seumuran kami, pasti mengharapkan sesuatu yang lebih bebas untuk berekspresi. Kami tak berusaha lagi untuk membuktikan kepada siapapun. Tidak berlomba dengan siapapun. Yang paling jadi momok di era kami itu, bagaimana caranya menciptakan hit baru,” kata Rayen Pono.

“Sementara itu adalah sesuatu yang secara data, harus diakui, enggak banyak band lama yang bisa bikin hit baru. Biasanya perjalanan kami memonetisasi hit lama itu menjadi hidup dan relevan terus di tengah generasi hari ini, menjangkau generasi berikutnya,” ia menyambung.

Pasto memang rajin merilis lagu baru untuk menjaga hubungan dengan fans. Terbaru, Rayen Pono dan Meltho Sinyal melepas single “Aku Pasti Kembali 2.0” karya Maia Estianty. Versi klasik lagu ini ada di album Ratu, No. 1, yang dirilis Sony Music Indonesia 20 tahun silam.


Tak Mau Lelah Berpikir

Pasto.

“Kami enggak mau lelah berpikir, harus bikin hit baru. Bagaimana caranya bikin lagu yang relevan dengan generasi zaman now. Enggak. Kami enggak mau masuk dalam spirit penyeragaman semacam itu,” ujar Rayen Pono.

Terkait Pasto Pasti Kembali 2026, Rayen Pono dan Meltho Sinyal bermaksud menghidupkan konser dengan spirit serta vibes yang sudah lama absen industri. Ini bukan sekadar bisnis dan nyanyi. Konser beda dari pencapaian digital atau jumlah views.


Bagaimana Menyampaikan Narasi

Pasto.

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, pekan ini, Rayen Pono berpendapat konser tak hanya soal men-deliver hit agar penonton bisa ikut nyanyi sekencang-kencangnya.

“Tapi, bagaimana menyampaikan narasi meski itu masih asing karena lagu baru kami belum dikenal banyak orang, misalnya. Atau, lagu-lagu lama kami yang telanjur dilupakan orang. Kami ingin konser itu tetap punya spirit atau benang merah yang dikenang penonton saat pulang,” imbuhnya.

 


DNA Kami R&B Banget

Pasto.

Jelang konser, Rayen Pono dan Meltho Sinyal mendefinisikan ulang identitas musik Pasto. “Pop R&B,” jawab Meltho Sinyal, ringkas. Etalase musik Pasto sejatinya pop dengan input R&B di dalamnya.

“Kreatornya, kami ini, DNA-nya R&B banget, tetap ada napas pop itu dan itu jadi pembeda. Itu yang bikin ‘Aku Pasti Kembali’ dan ‘Tanya Hati’ booming banget di era band,” Rayen Pono menambahkan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya