William Gallas Minta Chelsea Tak Pilih Cesc Fabregas Sebagai Pelatih Baru

William Gallas menyarankan Chelsea tidak menunjuk Cesc Fabregas sebagai pelatih. Ia menilai klub butuh sosok berpengalaman untuk hasil instan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 02 April 2026, 15:04 WIB
Pelatih Como, Cesc Fabregas pada laga kontra AC Milan di ajang Liga Italia 2025/2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - William Gallas menilai Chelsea harus berhati-hati dalam menentukan pelatih berikutnya di tengah situasi tim yang belum stabil. Ia juga mengingatkan agar klub tidak tergesa-gesa menunjuk sosok seperti Cesc Fabregas.

Chelsea tengah mengalami periode sulit setelah serangkaian hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Kekalahan telak dari PSG dan Everton semakin mempertegas masalah dalam tim.

Performa inkonsisten membuat posisi Liam Rosenior sebagai pelatih mulai dipertanyakan. Bahkan, Gallas menilai masa depan sang pelatih bisa berada dalam ancaman.

Di sisi lain, muncul spekulasi mengenai calon pengganti jika Chelsea kembali mencari pelatih baru. Nama Cesc Fabregas pun mencuat seiring performanya bersama Como.


Masa Depan Pelatih Chelsea Jadi Sorotan

Liam Rosenior menjalani debutnya sebagai manajer Chelsea dengan kemenangan manis atas Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

William Gallas menilai situasi di Chelsea saat ini penuh ketidakpastian. Ia menyebut keputusan manajemen bisa berubah sewaktu-waktu.

Menurutnya, hasil buruk dalam beberapa laga terakhir membuat tekanan terhadap pelatih semakin besar. Hal ini memunculkan kemungkinan perubahan di kursi pelatih.

"Dengan pemilik Chelsea, apa pun bisa terjadi. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di akhir musim," ujar Gallas.

"Sangat sulit menerima hasil melawan Paris Saint-Germain. Kekalahan 8-2 sangat berat, lalu mereka kalah 3-0 dari Everton," lanjut Gallas.


Laga Penentuan di Piala FA

Kemudian, dua gol penalti Cole Palmer di babak kedua dan sepakan keras Enzo Fernandez, memastikan kemenangan comeback yang luar biasa di markas The Lilywhites. (AP Photo/Ian Walton)

Gallas menilai laga melawan Port Vale di Piala FA bisa menjadi penentu nasib pelatih. Ia menegaskan hasil buruk akan berdampak besar.

Menurutnya, Chelsea seharusnya mampu meraih kemenangan mudah dalam laga tersebut. Jika tidak, situasinya bisa menjadi sangat buruk.

"Saya pikir Port Vale berada di League One dan di dasar klasemen. Akan menjadi bencana jika Chelsea terpeleset," kata Gallas.

"Jika mereka mendapatkan hasil buruk melawan Port Vale, itu akan menjadi akhir bagi pelatih," tegas Gallas.


Fabregas Dinilai Bukan Pilihan Tepat

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Gallas mengakui Cesc Fabregas memiliki potensi sebagai pelatih jangka panjang. Namun, ia menilai kondisi Chelsea saat ini membutuhkan pendekatan berbeda.

Menurutnya, menunjuk pelatih muda bukan solusi instan untuk memperbaiki performa tim. Chelsea dinilai butuh sosok yang lebih matang.

"Untuk jangka panjang, Anda bisa mendatangkan Cesc Fabregas karena dia sedang melakukan pekerjaan yang baik dengan klubnya," ujar Gallas.

"Dia masih muda dan mampu berbicara dengan skuad muda. Dalam jangka panjang, dia bisa membawa Chelsea kembali ke posisi yang diinginkan," tambah Gallas.


Chelsea Butuh Pelatih Berpengalaman

Skuad Chelsea merayakan gol Joao Pedro ke gawang Fulham di pekan ketiga Premier League 2025/2026 di Stamford Bridge, Sabtu (30/08/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Gallas menegaskan bahwa Chelsea membutuhkan pelatih berpengalaman untuk meraih hasil cepat. Ia menyebut karakter pelatih juga sangat penting.

Menurutnya, tim membutuhkan sosok tegas yang bisa membangun mental bertarung pemain. Hal itu dianggap krusial untuk kembali bersaing di level tertinggi.

“Jika Anda memikirkan jangka pendek dan ingin langsung meraih kesuksesan, mereka membutuhkan sosok berpengalaman untuk membimbing tim seperti Diego Simeone. Dengan kepribadiannya, dia bisa memenangkan trofi dalam waktu dekat bersama Chelsea," ungkap Gallas.

“Mungkin para pemain Chelsea juga membutuhkannya, karena kami ingin melihat lebih banyak pejuang dan pemain yang punya mental bertarung di tim ini setelah apa yang mereka tunjukkan. Saya pikir Anda membutuhkan tipe pelatih yang sedikit lebih tegas terhadap para pemain," pungkas Gallas.

 

Sumber: Metro


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya