7 Daerah di Provinsi Malut dan Sulut Siaga Potensi Tsunami

Masyarakat diharapkan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

oleh Tim NewsDiterbitkan 02 April 2026, 07:16 WIB
Gempa bumi magnitudo 7,6 terdeteksi di wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. Reruntuhan bangunan di Gedung KONI Sulut, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Sario (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami.

"Daerah-daerah di Provinsi Maluku Utara berpotensi siaga tsunami, yaitu Ternate, Halmahera, dan Tidore," kata dia di Manado, Kamis (2/4).

Terkait dengan kesiagaan itu, untuk Provinsi Sulawesi Utara mencakup Kota Bitung, Kabupaten Minahasa bagian selatan, Kabupaten Minahasa Selatan bagian selatan, dan Kabupaten Minahasa Utara bagian selatan.

Selanjutnya, daerah waspada potensi tsunami di antaranya meliputi Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa Utara bagian utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow bagian selatan.

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.

 

Hindari Bangunan Retak dan Rusak karena Gempa

Masyarakat diharapkan juga menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksalah dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.

Dia berharap, masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

 

Gempa

Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, sangat terasa di Kota Manado.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya