Cisco dan NVIDIA Integrasikan AI Defense untuk Lindungi Jaringan Data Center dari Hacker

Cisco dan NVIDIA berkolaborasi untuk membentuk Secure AI Factory guna mempermudah perusahaan dalam menerapkan infrastruktur AI.

oleh IskandarDiterbitkan 02 April 2026, 08:30 WIB
Ilustrasi Data, Data Center. Kredit: Ian Battaglia via Unsplash

Liputan6.com, Jakarta - Cisco dan NVIDIA berkolaborasi untuk membentuk Secure AI Factory guna mempermudah perusahaan dalam menerapkan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) secara luas, mulai dari data center (pusat data) terpusat hingga lokasi edge lokal.

Inti dari perluasan ini adalah integrasi NVIDIA Spectrum-X switch silicon dengan sistem operasi Cisco, menyediakan blok bangunan infrastruktur AI fleksibel bagi pelaku bisnis yang ingin melakukan transformasi digital tanpa mengorbankan aspek keamanan.

CEO dan Chair Cisco, Chuck Robbins, menyatakan bahwa tantangan utama perusahaan saat ini bukanlah memahami potensi AI, melainkan bagaimana menerapkannya secara aman dalam skala besar.

"Melalui kemitraan dengan NVIDIA, kami menjawab tantangan tersebut dengan arsitektur yang menetapkan standar baru dalam performa, sehingga infrastruktur AI menjadi lebih sederhana untuk dioperasikan dan diamankan," ujar Robbins, dikutip dari laman Edgeir, Kamis (2/4/2026).

Dalam pembaruan ini, Cisco memperkuat lapisan perlindungan melalui kebijakan Hybrid Mesh Firewall dan fitur Cisco AI Defense. Teknologi ini dirancang khusus untuk mengamankan sistem AI dan aktivitas multi-agent dari potensi ancaman siber (serangan hacker).

Selain itu, kolaborasi ini juga memajukan platform OpenShell milik NVIDIA, yang memberikan kendali keamanan tambahan terhadap alur kerja dan tindakan agen AI.

 

Efisiensi Energi

Salah satu poin krusial dari pembaruan ini adalah dukungan terhadap edge inferencing. Infrastruktur Cisco kini dirancang untuk menjalankan beban kerja AI lebih dekat dengan sumber data, seperti di industri berikut:

  • Rumah Sakit: Untuk analisis medis instan.
  • Gudang Logistik: Guna otomatisasi inventaris secara presisi.
  • Kendaraan: Mendukung sistem transportasi pintar.

Dari sisi perangkat keras, penggunaan switch Cisco N9100 yang dilengkapi dengan NVIDIA Spectrum-X menjanjikan skalabilitas tinggi dan efisiensi energi lebih baik untuk beban kerja AI yang berat.

 

Implementasi Nyata

Kemitraan ini telah membuahkan hasil nyata dengan dibukanya Cisco Secure AI Factory pertama di Australia, hasil kolaborasi bersama Sharon AI. Fasilitas ini menjadi pionir dalam menyediakan infrastruktur AI berperforma tinggi yang aman di kawasan tersebut.

Andrew Leece, COO dan pendiri Sharon AI, menegaskan bahwa kehadiran N9100 berbasis Spectrum-4 (51.2T) memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan infrastruktur AI dengan performa kokoh.

Sementara itu, N9300 berbasis silikon G300 memberikan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

Para pakar industri menilai langkah Cisco dan NVIDIA ini sebagai solusi krusial dalam menyelaraskan inovasi AI dengan manajemen risiko, sekaligus memangkas hambatan teknis yang selama ini menghambat implementasi AI di sektor korporasi.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya