Ghana Pecat Pelatih Otto Addo Hanya 72 Hari Jelang Piala Dunia 2026

Tim nasional Ghana secara mengejutkan mendepak pelati Otto Addo hanya 72 hari jelang Piala Dunia 2026, menyusul serangkaian hasil buruk.

oleh ThomasDiterbitkan 31 Maret 2026, 20:18 WIB
Otto Addo berhasil mengantarkan Ghana sebagai tim pertama Afrika yang lolos di putaran final Piala Dunia 2022. Keberhasilnya tersebut banyak diapresiasi oleh publik Ghana. Skuad The Black Stars nantinya akan tergabung ke dalam grup H bersama Portugal, Uruguay, dan Korea Selatan. (AFP/Pius Utomi Ekpei)

Liputan6.com, Jakarta - Tim nasional sepak bola Ghana membuat keputusan mengejutkan dengan memecat pelatih Otto Addo pada 31 Maret 2026. Pemecatan ini terjadi hanya 72 hari menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, sebuah langkah drastis yang menarik perhatian dunia sepak bola internasional. Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) secara resmi mengumumkan "berpisah" dengan Addo, berlaku efektif segera setelah serangkaian hasil yang mengecewakan.

Keputusan untuk mendepak Otto Addo ini diambil menyusul rentetan performa buruk yang ditunjukkan oleh tim berjuluk Black Stars tersebut dalam beberapa pertandingan persahabatan. Kekalahan 1-2 dari Jerman di Stuttgart pada 30 Maret 2026 menjadi titik balik terakhir yang memicu pemecatan ini.

Serangkaian kekalahan tersebut tidak hanya menimbulkan kekhawatiran akan persiapan Ghana menuju turnamen akbar, tetapi juga menyoroti kegagalan Addo membawa tim lolos ke Piala Afrika 2025. Situasi ini menempatkan Ghana dalam posisi yang sulit menjelang kompetisi sepak bola terbesar di dunia.


Rentetan Hasil Buruk Pemicu Pemecatan

Pria kelahiran Jerman ini juga mundur dari Ghana usai tersingkir di fase grup Piala Dunia 2022. Otto Addo sejak awal memang akan memutuskan mundur dari kursi pelatih Ghana usai Piala Dunia 2022. (AP/Luca Bruno)

Pemecatan Otto Addo tidak terlepas dari performa buruk Ghana yang terus-menerus dalam pertandingan pemanasan jelang Piala Dunia 2026. Kekalahan 1-2 dari Jerman di Stuttgart pada akhir Maret 2026 menjadi pukulan telak yang memperpanjang daftar kekalahan tim.

Sebelumnya, Black Stars juga menelan kekalahan telak 1-5 dari Austria pada 28 Maret 2026, menunjukkan rapuhnya lini pertahanan tim. Total, Ghana menderita empat kekalahan beruntun dalam pertandingan persahabatan, sebuah catatan yang sangat mengkhawatirkan bagi tim yang akan berlaga di Piala Dunia.

Selain hasil minor di laga persahabatan, Addo juga gagal memenuhi target penting lainnya, yaitu membawa Ghana lolos ke Piala Afrika 2025. Kegagalan ganda ini menjadi alasan kuat bagi GFA untuk mengganti Otto Addo dan mencari solusi baru demi performa tim.


Masa Jabatan Kedua Otto Addo yang Singkat

Otto Addo sebenarnya baru ditunjuk kembali sebagai pelatih kepala tim nasional Ghana pada 15 Maret 2024, dengan durasi kontrak selama tiga tahun. Penunjukan ini diharapkan dapat membawa stabilitas dan peningkatan performa bagi Black Stars.

Ia seharusnya mengambil alih tanggung jawab penuh pada Mei 2024, setelah sempat menangani pertandingan internasional pada Maret 2024. Namun, masa jabatan kedua ini ternyata berakhir jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

Lanjut Baca:

Selama masa jabatan keduanya, catatan Otto Addo kurang memuaskan. Dari 22 pertandingan yang dijalani, ia hanya mampu memenangkan delapan pertandingan dan menelan sembilan kekalahan. Statistik ini menunjukkan bahwa Addo kesulitan membawa tim mencapai konsistensi yang diharapkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya