Liputan6.com, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi melakukan pergantian puncuk pimpinan. Shugo Watanabe yang sebelumnya menjabat sebagai President Director PT HPM, kini digantikan oleh Masanao Kataoka.
Langkah yang dilakukan oleh jenama asal Jepang ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk menghadapi segala dinamika yang terjadi di industri otomotif Tanah Air.
Advertisement
Dijelaskan Senior Vice President Director PT HPM, Agus Budiman, selama kepemimpinan sebelumnya, Shugo Watanabe berhasil menjawab segala tantangan yang terjadi di industri otomotif.
Selama dua tahun terakhir, merupakan periode yang tidak mudah, dengan tekanan pasar yang cukup kuat, perubahan perilaku konsumen, serta dinamika global yang berlangsung cepat.
Namun, Honda sendiri, mampu bertahan, dan bahkan memperkuat pondasi terkait elektrifikasi di pasar nasional, dengan memperkenalkan beberapa mobil listrik, dan hybrid.
"Pondasi elektrifikasi yang telah dibangun dalam dua tahun terakhir, akan menjadi bagian penting dari perjalan Honda ke depan," jelas Agus, saat acara serah terima jabatan Shugo Watanabe ke Masanao Kataoka, di kantor pusat HPM, Sunter, Jakarta Utara, Senin (30/3/2026).
Sementara itu, menurut Masanao Kataoka menyebut jika Indonesia adalah salah satu pasar yang penting bagi Honda. Dengan begitu, memahami kebutuhan pelanggan akan menjadi kunci utama untuk menghadapi dinamika pasar otomotif saat ini.
Strategi Baru Bos Baru Honda
"Setiap pasar memiliki karakter yang unik. Hal terpenting adalah selalu mendengarkan dan memahami apa yang dibutuhkan oleh pelanggan," ujarnya.
Selain itu, Masanao Kataoka juga menjelaskan filosofi Three Joys, yang tetap menjadi dasar Honda dalam menciptakan nilai, tidak hanya melalui produk, tapi juga pengalaman untuk seluruh pihak yang terlibat.
"Fokus kami tetap sama, kami ingin Honda terus tumbuh bersama pelanggan," tukasnya.