Liputan6.com, Jakarta - PT KAI atau PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menetapkan keberangkatan Stasiun Gambir Berhenti Luar Biasa (BLB) pada Sabtu di Stasiun Jatinegara untuk memudahkan penumpang agar tetap dapat naik kereta tanpa terhambat kepadatan lalu lintas.
Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi kemacetan akibat kegiatan bazar murah di kawasan Monumen Nasional, yang berlangsung pada pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.
Advertisement
"Kami menyiapkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif agar pelanggan tetap dapat bepergian dengan aman dan nyaman, khususnya pada saat terjadi kepadatan di sore hingga malam hari," ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Sabtu (28/3/2026) melansir Antara.
Dia mengatakan, dengan adanya pemberhentian tambahan itu, penumpang memiliki pilihan untuk naik kereta dari Stasiun Jatinegara apabila akses menuju Stasiun Gambir mengalami kepadatan.
Franoto menegaskan kebijakan tersebut tidak mengubah jadwal perjalanan kereta api. Penumpang pun diimbau untuk datang lebih awal dan menyesuaikan perjalanan menuju stasiun.
"Kereta api yang berhenti di Stasiun Jatinegara pada hari ini, yaitu KA 7008B Tambahan (Gambir–Yogyakarta), KA 8 Bima (Gambir–Surabaya), KA 36 Gajayana (Gambir–Malang), KA 124B Cakrabuana (Gambir–Purwokerto), KA 42 Sembrani (Gambir–Surabaya)," kata dia.
"Kemudian, KA 32 Pandalungan (Gambir–Jember), KA 4B Argo Bromo Anggrek (Gambir–Surabaya Pasarturi), KA 14 Argo Lawu (Gambir–Solo Balapan), dan KA 54 Purwojaya (Gambir–Cilacap)," tutup Franoto.
4,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual Selama Libur Lebaran 2026
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memastikan kualitas layanan Angkutan Lebaran 2026 dengan menempatkan pelanggan sebagai fokus utama. Hingga 25 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, 97,7 persen dari total kapasitas yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api pada momentum Lebaran tahun ini.
Guna memastikan pelayanan kereta api optimal selama libur Lebaran 2026, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin pun melakukan peninjauan langsung ke wilayah Daop 9 Jember dan Daop 8 Surabaya guna melihat kesiapan operasional serta pengalaman pelanggan di lapangan.
"Setiap titik layanan kami pastikan berjalan optimal agar pelanggan merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Mulai dari stasiun, di atas kereta, hingga tiba di tujuan, seluruhnya kami jaga dengan standar pelayanan yang konsisten," ujar Bobby, Kamis 25 Maret 2026.
Kunjungan diawali di Stasiun Ketapang, Daop 9 Jember. Bobby meninjau bangunan baru stasiun serta ruang Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) untuk memastikan proses operasional berjalan lancar dan mendukung perjalanan pelanggan secara optimal.
Perjalanan dilanjutkan menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) menuju Jember. Dalam perjalanan tersebut, jajaran Daop 9 memaparkan kinerja Angkutan Lebaran, termasuk pengendalian perjalanan, ketepatan waktu, serta kesiapan layanan di sepanjang lintas.
Di Stasiun Garahan dan Stasiun Ledokombo, Bobby menyapa langsung petugas yang bertugas di lapangan. Kehadiran ini menjaga konsistensi layanan dari sisi operasional hingga pelayanan pelanggan.
Setibanya di Stasiun Jember, Bobby menyapa pelanggan di KA Pandalungan sekaligus meninjau progres penataan stasiun guna meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Cek Fasilitas Layanan
Peninjauan berlanjut ke Daop 8 Surabaya. Di Stasiun Surabaya Pasarturi, Bobby melihat langsung fasilitas layanan pelanggan, mulai dari ruang tunggu, peron, hingga proses boarding pass.
Peninjauan juga mencakup pos kesehatan serta interaksi dengan Pramuka dan komunitas railfans yang turut mendukung kelancaran Posko Angkutan Lebaran.
Bobby juga menyapa pelanggan secara langsung sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik menggunakan kereta api.
Di Stasiun Surabaya Gubeng, kegiatan dilanjutkan dengan sapa pelanggan, termasuk interaksi dengan penumpang anak-anak. Pada kesempatan tersebut, Bobby membagikan souvenir bertema Lebaran untuk menambah kesan perjalanan yang hangat.
Bobby menegaskan bahwa seluruh layanan difokuskan pada kenyamanan dan pengalaman pelanggan selama masa Angkutan Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan pergeseran pola perjalanan masyarakat yang semakin terencana.
"Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini memasuki fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan," ujar Anne.
Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.748.108 atau 104,9 persen dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 646.822 tiket atau 69,8 persen dari total kapasitas 926.936 tempat duduk. Ketersediaan kursi masih terbuka, terutama pada relasi-relasi tertentu yang tidak ditempuh secara penuh oleh pelanggan.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11 Maret hingga 1 April, pergerakan pelanggan di wilayah ini juga menunjukkan aktivitas yang tinggi. Di Daop 9 Jember, penjualan tiket tercatat sebanyak 207.931 pelanggan. Sementara itu, di Daop 8 Surabaya mencapai 461.226 pelanggan.
"Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat. Kami terus menjaga kualitas layanan agar setiap perjalanan berlangsung lancar, tepat waktu, dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan," tutup Bobby.