Liputan6.com, Jakarta - Komisi Yudisial (KY) resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran calon hakim agung, hakim ad hoc hak asasi manusia (HAM), dan hakim ad hoc tindak pidana korupsi (tipikor) tahun 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan secara daring melalui laman resmi KY pada Kamis (26/3/2026).
Advertisement
"Sudah (diumumkan) di-website," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Andi Muhammad Asrun.
KY mengunggah dua pengumuman, yakni penerimaan usulan calon hakim agung RI tahun 2026 serta penerimaan usulan calon hakim ad hoc HAM dan hakim ad hoc tipikor.
Dalam pengumuman itu, KY mengundang seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai calon hakim agung pada berbagai kamar, meliputi kamar perdata, pidana, agama, hingga tata usaha negara khusus pajak.
Untuk posisi hakim agung, pendaftaran dibuka melalui jalur hakim karier maupun nonkarier, dengan persyaratan lengkap tercantum di laman resmi KY.
KY Libatkan Banyak Pihak
Sementara itu, pendaftaran hakim ad hoc terbuka bagi seluruh warga negara tanpa membedakan jalur karier. Khusus untuk hakim ad hoc tipikor, pelamar diwajibkan memiliki pengalaman di bidang hukum sekurang-kurangnya 20 tahun.
KY menetapkan pendaftaran dilakukan secara daring mulai 26 Maret hingga 16 April 2026 pukul 23.59 WIB melalui laman rekrutmen resmi.
Dalam proses seleksi, KY melibatkan berbagai pihak untuk memastikan calon hakim yang terpilih memiliki kualifikasi, profesionalitas, serta integritas yang baik.
KY juga membentuk tim peninjau dan penilai yang akan turun langsung ke daerah guna menelusuri rekam jejak para calon.
"Kalau (hakim) yang viral meninggalkan sidang itu pasti tidak lulus. Saya berani jamin tidak lulus," ujar Asrun.
Aspek Integritas Jadi Hal Utama
Asrun menegaskan, aspek integritas menjadi perhatian utama mengingat posisi hakim agung merupakan jabatan tertinggi dalam lembaga peradilan.
Menurutnya, KY bertugas menyaring calon yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki rekam jejak yang bersih.
KY dijadwalkan akan memberikan keterangan pers lebih lanjut terkait pembukaan pendaftaran tersebut pada Senin (30/3/2026).