Ban Baru Michelin Bisa Tambah Jarak Tempuh Mobil Listrik hingga 70 Km, Ini Rahasianya

Michelin luncurkan teknologi ban terbaru yang diklaim mampu tingkatkan jarak tempuh mobil listrik hingga 10 persen. Simak keunggulan lengkapnya!

oleh Arief AszhariDiterbitkan 25 Maret 2026, 18:30 WIB
Michelin Klaim Teknologi Ban Baru untuk Tambah Jarak Tempuh Mobil Listrik, Ini Rahasianya (Autoblog)

Liputan6.com, Jakarta - Produsen ban asal Prancis, Michelin, memperkenalkan inovasi terbaru yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi kendaraan, khususnya mobil listrik. Teknologi ini difokuskan pada peningkatan jarak tempuh, sekaligus mempertahankan performa dan keselamatan berkendara.

Dalam laporan yang dikutip dari Autoblog, Rabu (25/3/2026), ban memiliki peran penting dalam menentukan efisiensi, performa, hingga kenyamanan sebuah kendaraan. Michelin pun menghadirkan lini ban terbaru yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kendaraan modern, termasuk mobil listrik yang semakin populer.

Salah satu produk andalannya adalah Michelin Primacy 5 Energy. Ban ini dirancang untuk memberikan efisiensi energi lebih baik, sekaligus meningkatkan daya cengkeram di jalan basah serta usia pakai yang lebih panjang. Selain itu, ban ini juga diklaim mampu membantu meningkatkan jarak tempuh mobil listrik dan efisiensi bahan bakar pada kendaraan konvensional.

Berdasarkan data Michelin, penggunaan teknologi terbaru pada ban ini memungkinkan peningkatan jarak tempuh kendaraan listrik hingga sekitar 10 persen. Bahkan, dalam kondisi tertentu, tambahan jarak tempuh bisa mencapai sekitar 70 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Tak hanya itu, efisiensi yang dihasilkan juga berdampak pada konsumsi energi. Michelin menyebutkan ban ini dapat menekan konsumsi bahan bakar hingga 6 persen, sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida. Hal ini menjadi salah satu upaya mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Selain Primacy 5 Energy, Michelin juga menghadirkan Pilot Sport 5 Energy yang ditujukan untuk pengemudi yang menginginkan performa lebih sporty. Ban ini menggabungkan efisiensi energi dengan kemampuan handling yang presisi, serta daya cengkeram optimal di berbagai kondisi jalan.

Teknologi Khusus

Michelin menjelaskan bahwa kedua ban tersebut dikembangkan dengan teknologi khusus yang mampu menekan hambatan gulir (rolling resistance). Dengan hambatan yang lebih rendah, energi yang dibutuhkan kendaraan untuk bergerak menjadi lebih kecil, sehingga efisiensi meningkat tanpa mengorbankan performa.

Melalui inovasi ini, Michelin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan produk yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga efisiensi dan keberlanjutan. Dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik, teknologi ban seperti ini diyakini akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya jelajah kendaraan di masa depan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya