Liputan6.com, Jakarta - Apple akhirnya mengungkap kapan Worldwide Developer Conference (WWDC) 2026. Ajang tahunan ini rencananya akan digelar mulai 8 Juni hingga 12 Juni 2026 mendatang.
Gelaran acara WWDC 2026 akan digelar sebagian besar secara online. Akan tetapi, perusahaan berbasis di Cupertino ini juga menyediakan sisi tatap muka di Apple Park pada hari pembuka untuk developer dan siswa terpilih.
Advertisement
Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, WWDC 26 akan dibuka lewat keynote pada Senin, 8 Juni 2026. Di panggung dan hari pertama inilah, pembuat iPhone itu diperkirakan akan mengungkap iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, tvOS 27, sampai visionOS 27.
Perusahaan juga memberi sinyal WWDC26 bukan sekadar menjadi ajang pembaruan software rutin. Dalam pengumuman resminya, perusahaan menyebut konferensi tahun ini akan menyoroti pembaruan besar untuk platform Apple, termasuk kemajuan AI serta software dan developer tools terbaru.
Kabar ini disambut rasa penasaran banyak pihak, terlebih karena Apple masih terus menjadi sorotan terkait arah pengembangan Siri dan strategi kecerdasan buatan (AI) perusahaan.
“WWDC adalah salah satu momen paling menarik bagi kami di Apple karena ini adalah kesempatan bagi komunitas pengembang global kami yang luar biasa untuk berkumpul selama seminggu yang penuh semangat untuk merayakan teknologi, inovasi, dan kolaborasi,” kata Susan Prescott, vice president of Worldwide Developer Relations di Apple.
Ia menambahkan, “kami tidak sabar untuk bertemu banyak dari Anda secara daring dan tatap muka dalam acara WWDC yang pasti akan menjadi salah satu yang terbaik.”
Selain sesi online, ajang tahunan ini juga membuka kesempatan bagi developer dan siswa untuk hadir langsung di Apple Park, di mana mereka bisa menyaksikan Keynote dan Platform State of the Union, bertemu dengan para engineer dan designer Apple, mengikuti lab khusus, serta terhubung dengan komunitas developer dari berbagai negara.
Bagi pengembang aplikasi, ajang WWDC26 ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih awal teknologi yang akan hadir di berbagai perangkat Apple. Sementara bagi pengguna umum, konferensi ini menjadi petunjuk awal tentang fitur-fitur baru nantinya hadir di iPhone, iPad, Mac, dan perangkat Apple lainnya.
Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, iOS 27 dkk diprediksi akan meluncur secara resmi pada musim gugur atau sekitar September 2026 bertepatan dengan peluncuran iPhone 18 Pro series dan iPhone Fold.
Rumor iPhone 18 Pro Makin Ramai
Di sisi lain, rumor iPhone 18 Pro series semakin ramai diperbincangkan di internet meski peluncuran HP Apple ini masih sekitar enam bulan mendatang. Salah satu kabar paling mencuri perhatian adalah kemampuan kamera iPhone baru tersebut.
Kabarnya, raksasa teknologi berbasis di Cupertino tersebut sedang menyiapkan peningkatan pada kamera telefoto khusus lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Mengutip 9to5Mac, Sabtu (21/3/2026), kedua iPhone baru tersebut akan dilengkapi kamera dengan bukaan lensa lebih besar agar hasil foto zoom di kondisi minim cahaya bisa tampil lebih terang dan detail.
Jika rumor ini terwujud, maka peningkatan kamera telefoto tersebut akan menjadi pembeda paling penting antara model Pro dan non-Pro. Selama ini, kamera telefoto memang identik dengan lini iPhone Pro.
Apple disebutkan akan tetap menggunakan pola tersebut, di mana model selain Pro diperkirakan tetap mengandalkan kombinasi kamera utama dan ultra wide, sementara fitur telefoto akan tetap jadi wilayah eksklusif iPhone lebih premium.
Menariknya, rumor soal kamera iPhone 18 Pro tidak berhenti di situ. MacRumors menyebut Apple juga bakal membawa variable aperture ke kamera utama 48MP pada iPhone 18 Pro.
Dengan fitur ini, pengguna lebih fleksibel mengendalikan cahaya yang masuk dan bisa membantu pengaturan depth of field. Di saat sama, laporan Apple juga akan melengkapi iPhone 18 Pro memakai komponen kamerae ultra wide baru besutan Samsung juga ramai diperbincangkan.
Sayangnya, hingga saat ini Apple masih belum mengonfirmasi apapun terkait iPhone 18 Pro. Namun, arah rumor yang beredar menunjukkan satu hal jelas. Kamera masih menjadi medan utama persaingan Apple di seri iPhone selanjutnya.
Bodi iPhone 18 Pro Max Lebih Tebal dari iPhone Saat Ini
Selama beberapa tahun terakhir, tren utama pada industri ponsel adalah desainnya yang semakin tipis. Mulai dari iPhone Air, Galaxy S25 Edge, dan perangkat ultra-tipis lainnya. Namun, menurut spesifikasi yang bocor baru-baru ini, iPhone 18 Pro Max justru menepis tren tersebut.
Dikutip dari Phandroid, Minggu (15/3/2026), bocoran dari Ice Universe, iPhone 18 Pro Max diklaim akan memiliki ketebalan sekitar 8,8 mm. Angka ini sedikit lebih tebal dibandingkan iPhone 17 Pro Max yang memiliki ketebalan 8,75mm.
Meski selisihnya sangat tipis, laporan sebelumnya dari Instant Digital menyebut bahwa beratnya akan melebihi 240 gram. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max memiliki berat sekitar 233 gram.
Jika bocoran tersebut benar, iPhone 18 Pro Max berpotensi menjadi iPhone dengan bobot paling berat yang pernah diproduksi Apple, melampaui iPhone 14 Pro Max yang memiliki berat 240 gram.
Bobot berat yang naik ini kemungkinan berkaitan dengan kapasitas baterai yang lebih besar. Leaker Digital Chat Station sebelumnya mengklaim bahwa Apple tengah menguji baterai dengan kapasitas baterai 5.100 hingga 5.200mAh untuk versi internasional.
Angka tersebut lebih besar dibandingkan kapasitas baterai 5.088mAh pada model sebelumnya. Jika dikombinasikan dengan chip A20 Pro yang diproduksi menggunakan proses 2nm, peningkatan ini berpotensi menghadirkan daya tahan baterai yang lebih lama pada perangkat terbarunya iPhone.