Jasa Marga Bongkar Biang Kerok Banjir Tol Jagorawi di Hari H Lebaran 2026

Jasa Marga melakukan pemeriksaan saluran Jalan Tol Jagorawi.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 22 Maret 2026, 20:00 WIB
Lalu lintas kendaraan saat melintas di ruas Tol Jagorawi, Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (20/12/2022). PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 291.451 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada H-7 sampai H-6 Hari Raya Natal 2022. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan pemeriksaan saluran Jalan Tol Jagorawi. Usai ruas yang bersangkutan banjir di Km 12+800 sampai dengan Km 12+600 arah Jakarta, tepat pada saat Hari H Lebaran di Sabtu, 21 Maret 2026 kemarin.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati memaparkan, banjir Tol Jagorawi terjadi akibat adanya sampah yang menutup inlet saluran sehingga menghambat aliran air.

Kondisi ini diperparah dengan tingginya debit limpasan air dari wilayah pemukiman ke saluran drainase jalan tol di jalur A (arah Bogor). Sehingga melebihi kapasitas tampung dan air mengalir balik (back water) ke saluran crossing tol ke jalur B (arah Jakarta). Menyebabkan limpasan air ke badan jalan disepanjang Km 12+600 sd Km 12+400 B.

"Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, genangan mulai terpantau sejak pukul 16.30 WIB, diduga terjadi akibat banyaknya sampah yang menumpuk dari saluran warga di sisi luar jalan tol," ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Sesaat setelah kejadian, tim Jasa Marga melakukan langkah penanganan awal dengan melakukan pembersihan sampah di saluran untuk mempercepat aliran air yang menghambat saluran.

Di sisi lain, petugas Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi genangan dengan melakukan penutupan sementara bahu luar, lajur 1 dan lajur 2. Sehingga hanya lajur 3 dan lajur 4 yang dapat dilintasi pengguna jalan.

"Pada pukul 19.09 WIB, seluruh genangan telah berhasil ditangani dan seluruh lajur dapat kembali dilintasi," kata Widiyatmiko.

 

Antisipasi agar Tak Terulang Kembali

Kendaraan wisatawan terjebak penutupan jalur Puncak akibat sistem satu arah di Tol Jagorawi, Pandansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021). Pemberlakuan sistem satu arah menggantikan penerapan ganjil genap guna mengurai kepadatan di kawasan Puncak. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebagai upaya antisipasi kejadian terulang kembali, Jasa Marga telah melakukan pembersihan sampah di inlet saluran, serta akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah sampah dari saluran pemukiman warga di luar jalan tol.

"Untuk jangka panjang, Jasa Marga juga akan membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian," imbuh dia.

Pada saat yang sama, genangan juga terjadi di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area Km 10 Ruas Tol Jagorawi arah Bogor akibat meluapnya kali yang mengalir di belakang TIP dan merendam pompa air bersih dan SPBU.

 

Penutupan Rest Area

Kendaraan wisatawan terjebak penutupan jalur Puncak akibat sistem satu arah di Tol Jagorawi, Pandansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021). Penutupan jalur sejak siang tadi menyebabkan ribuan kendaraan arah Puncak terjebak kemacetan hingga beberapa kilometer. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Imbas kejadian ini, atas diskresi Kepolisian, dilakukan penutupan sementara TIP Km 10 Jagorawi mulai Pukul 19.45 WIB dikarenakan pompa air bersih mengalami kerusakan. Pukul 20.40 WIB, TIP Km 10 kembali dibuka namun penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui SPBU masih dihentikan sementara waktu untuk memastikan kualitas BBM dan keberfungsian peralatan.

Widiyatmiko menjamin, seluruh titik genangan telah surut dan lalu lintas kembali normal pada Minggu (22/3/2026) hari ini. Hambatan lalu lintas sempat terjadi di Km 03+800 Ruas Tol Jagorawi arah Bogor akibat tingginya debit air di kali Cipinang dan menggenangi sebagian sisi luar jalan tol. Sebagai upaya penanganan, telah dioperasikan empat pompa di lokasi untuk mengantisipasi genangan meluas.

"Saat ini tidak ada gangguan operasional jalan tol di lokasi kejadian dan seluruh lajur dapat dilintasi oleh pengguna jalan," pungkas dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya