Jerman Persiapkan Cadangan Gas Strategis Imbas Konflik Timur Tengah

Persiapan ini disampaikan oleh Menteri Ekonomi Jerman Katherina Reiche.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 19 Maret 2026, 08:07 WIB
Ilustrasi Bendera Jerman (pixabay.com)

Liputan6.com, Berlin - Pemerintah Jerman tengah membahas pembentukan cadangan gas strategis guna mencegah lonjakan harga dan kekurangan pasokan di tengah ketidakstabilan global, kata Menteri Ekonomi Jerman Katherina Reiche.

"Terlepas dari fakta bahwa kami membiarkan pasar beroperasi secara independen dan sejauh ini mampu menjalankan tugasnya dengan baik, isu pembentukan cadangan yang dilindungi, terpisah dari pasar, sedang dibahas. Kriteria, tujuan, dan volumenya saat ini masih ditentukan berdasarkan masukan para ahli," ujar Reiche, Selasa.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan segera menggelar "dialog intensif" terkait rencana tersebut, terutama dengan calon operator yang akan terlibat dalam pembentukan dan pengelolaan cadangan gas itu, dikutip dari laman Antara News, Kamis (19/3/2026).

Terkait kondisi saat ini, Reiche menyebutkan bahwa fasilitas penyimpanan gas di Jerman terisi sekitar 22 persen.

"Itu memang tidak banyak, tetapi masih cukup untuk menjamin pasokan hingga akhir musim dingin, karena kebutuhan tidak hanya dipenuhi dari penyimpanan, tetapi juga melalui pasokan gas pipa dan LNG yang terus kami terima secara andal," katanya.

Sebelumnya pada Selasa, Reiche juga menyatakan bahwa Jerman akan melepas sebagian cadangan minyaknya dalam beberapa hari ke depan sebagai respons terhadap konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya