Chelsea Dibantai PSG, Enzo Fernandez Akui Fakta Pahit Ini Usai Tersingkir dari Liga Champions

Chelsea tersingkir dari Liga Champions usai kalah telak dari PSG. Enzo Fernandez akui lawan lebih baik dan minta tim segera bangkit.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 18 Maret 2026, 11:32 WIB
Gelandang Argentina Chelsea #08, Enzo Fernandez (C), berebut bola selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Chelsea FC dan Paris Saint-Germain (PSG) di Stamford Bridge, London barat pada 18 Maret 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Mereka takluk di tangan PSG pada leg kedua babak 16 besar yang digelar di Stamford Bridge, Rabu (18/03/2026) dini hari WIB.

Bermain di hadapan publik sendiri, The Blues justru tampil di bawah tekanan sejak awal laga. PSG tampil lebih tajam dan efektif, membuat Chelsea kesulitan mengembangkan permainan.

Tiga gol tanpa balas bersarang ke gawang Chelsea dalam laga tersebut. Hasil ini membuat mereka kalah agregat telak 2-8, sekaligus menyamai rekor kekalahan terburuk klub di kompetisi Eropa.

Kekalahan ini semakin terasa menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri. Sorakan kekecewaan dari fans pun terdengar, menutup malam kelam bagi skuad asuhan mereka.


Pengakuan Jujur Enzo: PSG Memang Lebih Unggul

Hasil tersebut memperpanjang periode sulit The Blues, yang kini hanya mampu mencatat satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di waktu normal di semua ajang. (AFP/Franck Fife)

Gelandang sekaligus wakil kapten Chelsea, Enzo Fernandez, tak menutupi kekecewaannya usai pertandingan. Ia bahkan secara terbuka mengakui keunggulan PSG dalam duel dua leg tersebut.

Menurut Enzo, timnya gagal mengendalikan permainan di momen-momen krusial. Hal itu terutama terlihat dari gol-gol cepat yang mereka kebobolan.

Situasi ini menjadi sorotan karena sebelumnya Enzo sempat melakukan selebrasi provokatif di leg pertama. Namun, hasil akhir justru berbalik menjadi bumerang bagi Chelsea.

"Saya rasa kami gagal mengendalikan permainan. Di leg pertama, kami kehilangan fokus di 15 menit terakhir dan kebobolan tiga gol, dan di sini hal itu terjadi di awal pertandingan," tuturnya tentang penampilan Chelsea pada ESPN.

"Di level ini, Anda tidak bisa kebobolan dua gol secepat itu karena detail kecil. Pada akhirnya, selama dua leg, PSG adalah tim yang lebih baik dan pantas lolos," aku Fernandez.


Alihkan Fokus, Enzo Minta Chelsea Segera Bangkit

Ekspresi para pemain Chelsea dalam laga versus PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Meski hasil ini menyakitkan, Enzo menegaskan bahwa timnya tidak boleh larut dalam kekecewaan. Ia meminta rekan-rekannya untuk segera mengalihkan fokus ke target berikutnya musim ini.

Chelsea masih memiliki peluang untuk meraih trofi domestik. Selain itu, mereka juga harus berjuang mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Enzo menilai pengalaman sulit seperti ini bukan hal baru bagi timnya. Ia percaya Chelsea memiliki kapasitas untuk bangkit seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

"Sejak saya tiba di Chelsea, kami telah melewati situasi serupa dan kami mampu membalikkannya. Sekarang, fokus kami harus pada memenangkan Piala FA dan mencapai tujuan kami untuk lolos ke Liga Champions musim depan," tegas Fernandez.

(ESPN)


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya