Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok mulai memantau pergerakan arus lalu lintas selama libur hari raya Idul Fitri. Dishub Kota Depok turut memantau pergerakan pemudik yang melintasi sejumlah jalan di Kota Depok.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok, Nita Ita Hernita mengatakan, memasuki libur lebaran hari raya Idul Fitri Dishub Kota Depok telah menempatkan sejumlah petugas di jalan. Nantinya petugas Dishub Kota Depok akan membantu kelancaran arus lalu lintas, salah satunya pergerakan pemudik.
Advertisement
“Kita turut memantau pergerakan arus pemudik yang melintasi wilayah Kota Depok,” ujar Nita saat ditemui di Terminal Jatijajar, Depok, Selasa (17/3/2026).
Nita menjelaskan, Dishub Kota Depok menurunkan 239 anggota yang ditempatkan di sejumlah titik simpang jalan dan jalan yang rawan kepadatan kendaraan. Selain itu, Dishub turut bersiaga di dua pos pemantauan pemudik, yakni Jalan Raya Margonda dan Terminal Jatijajar.
“Kami turut memantau pergerakan pemudik di Terminal Jatijajar maupun di jalan,” jelas Nita.
Berdasarkan pemetaan Dishub Kota Depok, terdapat dua jalan yang umumnya sebagai lintasan pemudik. Adapun dua jalan lintasan pemudik, yakni Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Ciputat-Parung.
“Jalan Raya Ciputat-Parung dan Jalan Raya Bogor merupakan jalur lintasan pemudik motor dari arah Jakarta menuju Bandung maupun Sukabumi,” terang Nita.
Dari hasil pengamatan sementara Dishub Kota Depok, belum menunjukan adanya pergerakan pemudik motor maupun mobil yang signifikan. Terdapat sesekali pemudik yang melintas namun tidak dengan intensitas tinggi.
“Pemudik motor melintas setelah melaksanakan salat tarawih maupun sehabis sahur, di Depok berbeda dengan wilayah lain seperti Cikampek pemudik motornya terlihat banyak,” ucap Nita.
Nita mengungkapkan, untuk pemudik yang menggunakan mobil umumnya akan memanfaatkan akses jalan tol. Saat ini akses tol yang sudah terhubung dan melintasi wilayah Depok, yakni Tol Cijago yang tersambung dari arah Tangerang Selatan menuju tol Jagorawi.
“Pemudik mobil yang arah Jawa Tengah maupun Sumatera telah memanfaatkan koneksi tol,” ungkap Nita.
Dishub Kota Depok akan terus memantau pergerakan pemudik yang melintasi wilayah Kota Depok. Dishub Kota Depok turut meminta kepada warga Depok yang ingin melakukan perjalanan mudik, dapat terlebih dahulu memeriksakan kendaraanya.
“Pastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan,” tutur Nita.
Mudik Gratis
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hari ini memberangkatkan 3.000 orang yang mengikuti mudik Gratis dari Terminal Jatijajar Depok ke sejumlah kota di pulau Jawa dan Sumatera.
“Ada 76 bus dengan penumpang yang akan mengikuti lebih kurang 3.000 orang,” kata Irjen Kemenhub, Djarot Tri Wardhono di lokasi, Selasa (17/3/2026).
“Program ini merupakan kolaborasi bersama untuk mewujudkan mudik lebaran yang aman, nyaman, dan selamat,” sambungnya.
Djarot menuturkan, program mudik gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang masih kesulitan untuk bisa pulang ke kampung halaman guna merayakan hari raya Idul Fitri.
“Ini juga untuk mengurangi penggunaan sepeda motor yang memiliki resiko cukup tinggi,” ungkap dia.
Djarot pun memprediksi, puncak arus mudik lebaran baru akan terjadi pada besok Rabu 18 Maret 2026. Di mana, perjalanan menggunakan angkutan darat yang paling banyak.
“Malam ini sudah mulai naik sampai tanggal 18 Maret kita kira-kira adalah puncak mudik dari arah Jakarta dan sekitarnya,” kata dia.
Djarot juga berpesan masyarakat melakukan perjalanan mudik untuk terlebih dahulu melakukan pengecekan kendaraan.
“Pastikan bahwa kendaraan itu sehat untuk mudik ke wilayah tujuan dan jaga kesehatan dan stamina selama mudik,” kata dia.