Ada One Way Sepenggal di KM 70-KM 263 Tol Transjawa Sore Ini, Cek Rekayasanya

Korlantas Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah sepenggal pada Selasa (17/3/2026) sore ini, pukul 15.00 WIB.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 17 Maret 2026, 14:42 WIB
Kendaraan melintas di ruas tol yg diberlakukan satu arah atau one way di Tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Sistem satu arah di Tol Trans Jawa dimulai dari Cikampek hingga Brebes Barat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah sepenggal pada Selasa (17/3/2026) sore ini, pukul 15.00 WIB. Rekayasa ini akan diterapkan di jalan Tol Transjawa KM 70 sampai dengan KM 263. 

"Kondisi arus lalu lintas, khususnya di jalan tol menuju Trans Jawa, ada peningkatan yang cukup lumayan. Oleh sebab itu, hasil analisis dan koordinasi dengan stakeholder, Pak Menteri dan Dirut Jasa Marga, kami akan melakukan sosialisasi one way sepenggal tahap pertama di wilayah one way nasional, yaitu dari KM 70 sampai KM 263,” tutur Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Jakarta.

Ia mengatakan, saat ini tengah dilakukan pengecekan penggal-penggal ruas tol, termasuk juga di rest area.

“Setelah di-clearance, pada jam 15.00 WIB akan kami lakukan one way dari kilometer 70 sampai dengan 263,” jelas dia.

Agus berharap, dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, pemudik akan lebih cepat dan lebih lancar menuju ke tol Trans Jawa.

Sebelumnya, Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik lebaran 2026 akan terjadi pada 18 Maret, di mana akan diberlakukan one way nasional di jam tertentu.

"Jadi tanggal 18 itu, nanti antara jam 10.00 WIB sampai jam 12.00 WIB akan kita berlakukan one way nasional arus mudik," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada awak media, Selasa (17/3/2026).

Arus Lalu Lintas Terkendali

Kendaraan pemudik melintas di ruas jalan tol Batang - Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). Memasuki H-3 Lebaran, kepolisian dan pengelola jalan tol masih memberlakukan jalan tol satu arah (One Way) dari Jakarta menuju Semarang yang terpantau ramai lancar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ia memperkirakan puncak arus mudik dari Jakarta ke Pulau Jawa akan terjadi pada 18 Maret 2026 karena pergerakan kendaraan yang keluar menuju Tol Trans-Jawa baru mencapai sekitar 28 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan.

"Oleh sebab itu kami masih mengelola kurang lebih 72  persen lagi," ungkap Agus.

Menurut dia, kondisi arus lalu lintas saat ini masih terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah titik.

"Kepadatan ada, peningkatan arus juga ada, tapi masih terkendali," jelas Agus.

Dia pun mengingatkan, Operasi Ketupat 2026 tak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, tetapi juga memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan hingga hari raya dan perayaannya nanti.

Adapun, ada lima klaster pengamanan yang menjadi prioritas, yakni jalan tol, jalan arteri, jalur alternatif, pelabuhan, moda transportasi, tempat ibadah, serta lokasi wisata.

"Jadi tempat-tempat lima klaster ini bagian daripada sasaran Operasi Ketupat," kata Agus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya