Arus Mudik Lebaran 2026, PMI Siagakan 6.905 Personel di 456 Pos Siaga

Palang Merah Indonesia mendirikan 456 Pos Siaga Lebaran di 24 provinsi untuk membantu pemudik selama arus mudik dan balik Idulfitri.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 16 Maret 2026, 20:58 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan 456 Pos Siaga Lebaran yang tersebar di 24 provinsi di seluruh Indonesia. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idulfitri, Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan 456 Pos Siaga Lebaran yang tersebar di 24 provinsi di seluruh Indonesia.

Pos siaga tersebut beroperasi mulai H-7 hingga H+7 Lebaran untuk memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Sebanyak 6.905 personel PMI diterjunkan untuk bertugas di berbagai titik strategis, didukung oleh 377 armada ambulans dan mobil jenazah guna memberikan pelayanan secara cepat dan responsif selama periode mudik.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan keberadaan Pos Siaga Lebaran bertujuan memastikan keselamatan dan kesehatan para pemudik selama perjalanan.

“PMI ingin memastikan para pemudik tidak sendirian di perjalanan. Jika terjadi keadaan darurat, relawan PMI siap memberikan pertolongan pertama, layanan ambulans, hingga rujukan medis di Pos Siaga Lebaran yang kami dirikan di berbagai jalur mudik,” ujar Jusuf Kalla.

Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Fachmi Idris, menjelaskan posko siaga ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang menjadi jalur utama perjalanan pemudik.

“Pos Siaga Lebaran PMI didirikan di berbagai lokasi strategis yang menjadi titik konsentrasi pemudik, seperti jalur Pantura, jalur Trans Jawa, terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan penyeberangan, bandara, kawasan wisata, serta titik rawan kecelakaan dan kemacetan,” ujar Fachmi Idris.

 

Distribusi Air Minum bagi Pemudik

Di Pos Siaga Lebaran, PMI menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, antara lain pertolongan pertama bagi korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis darurat, layanan ambulans dan evakuasi medis untuk merujuk pasien ke fasilitas kesehatan terdekat, serta pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah dan konsultasi kesehatan ringan bagi pemudik.

Selain itu, PMI juga mendistribusikan air minum kepada para pemudik yang melintas di pos siaga tersebut.

Dalam pelaksanaannya, PMI bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Kesehatan, rumah sakit, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Pelindo, Angkasa Pura, Basarnas, RAPI, ORARI, Dinas Pariwisata, serta Pramuka.

PMI juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik, beristirahat secara berkala, serta memanfaatkan Pos Siaga Lebaran PMI apabila membutuhkan bantuan medis maupun layanan kemanusiaan.

Selain itu, pemudik dapat memanfaatkan aplikasi mobile Pertolongan Pertama Palang Merah yang tersedia di Google Play Store untuk mendapatkan panduan penanganan darurat selama perjalanan.

Infografis Daftar Rest Area Jalur Mudik Tol Trans Jawa Saat Lebaran 2026. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya