Liputan6.com, Flores Timur - Warga kelurahan Ekasapta, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur mengeluhkan bau tak sedap lingkungan mereka akibat pembuangan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Warga mengaku, limbah dapur MBG itu mengalir sampai di halaman rumah warga dan menimbulkan bau tak sedap. Selain bau tak sedap, warga juga mengeluhkan air sumur mereka yang berubah warna menjadi hitam, serta munculnya jentik nyamuk.
Advertisement
Dapur MBG yang berlokasi di Kelurahan Ekasapta itu sempat diprotes warga terkait limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), namun tak diindahkan. Kepala Dapur MBG di Ekasapta Risky mengaku sempat didatangi warga terkait limbah SPPG.
Ia mengatakan sudah menyampaikan keluhan warga ke mitra untuk segera menyiapkan septiteng atau menggali sumur resapan.
"Dalam mnggu ini akan dikerjakan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat kesehatan lingkungan harus dijaga," ujarnya.
Sementara Plt. Lurah Ekasapta, Dave Mautuka mengaku siap menindaklanjuti laporan warga.
"Saya akan tindaklanjuti keluhan warga," katanya.
Kasus ini menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap standar higiene sanitasi dapur SPPG agar program Makan Bergizi Gratis tidak merugikan warga sekitar.