Arus Mudik, Polisi Jaga Ketat Pelabuhan Merak-Bakauheni

Pengamanan di atas kapal juga sudah disiapkan.

oleh Yandhi DeslatamaDiterbitkan 13 Maret 2026, 15:11 WIB
Pelabuhan Merak (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026, seluruh kapal yang melayani penyebrangan dari Jawa ke Sumatra dijaga oleh polisi. Begitupun di sejumlah daerah di wilayah Lampung dan Trans Sumatera yang dianggap rawan kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas, dilakukan oleh personel Polri.

"Pengamanan di atas kapal juga sudah kita siapkan, untuk wilayah Lampung di wilayah tertentu dibutuhkan penebalan karena adanya kerawanan, petugas sudah kita siapkan," ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jumat, (13/03/2026).

Masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung bisa menggunakan seluruh fasilitas pemerintah untuk beristirahat, ketika lelah diperjalanan.

Mantan Kapolda Banten itu mengingatkan operator dan otoritas Pelabuhan Merak untuk memperhatikan pengaturan disetiap dermaga. Karena jika terjadi kesalahan, bisa menyebabkan kemacetan panjang.

"Terkait pengaturan seluruh dermaga, semua fasilitas yang diberikan pemerintah harus diberikan," jelasnya.

 

Waspada Cuaca

Sementara Menko PMK, Pratikno, meminta masyarakat tidak mudik di hari yang sama, karena bisa menyebabkan kemacetan panjang.

Masyarakat, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta memanfaatkan libur panjang dan kebijakan bekerja dari mana saja, untuk sampai ke kampung halaman, sehingga bisa mengundang kemacetan arus mudik Idul Fitri 2026.

"Dengan rentang libur yang panjang ini kami harapkan ada distribusi yang merata dan tidak menumpuk di salah satu waktu," ujarnya.

Pratikno mewaspadai cuaca buruk yang bisa terjadi di Pelabuhan Merek maupun Bakauheni, karena bisa menyebabkan kemacetan panjang.

"Kami tetap mengantisipasi hal tak terduga, cuaca dan lain-lain, oleh karena itu kita mengharapkan semua sinergis, responsif," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya