Warga Arab Saudi Bagian Utara Pilih Berbuka Puasa di Padang Pasir Saat Ramadan

Seperti apa keseharian dan tradisi Ramadan bagi warga di Arab Saudi bagian utara?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 12 Maret 2026, 20:00 WIB
Berikut jadwal buka puasa di bulan Ramadan 2017. (Sumber Foto: Wikimedia Commons)

Liputan6.com, Riyadh - Warga di kawasan Northern Borders Region Arab Saudi semakin banyak yang memilih berbuka puasa di padang pasir selama bulan suci Ramadan. Tradisi ini menjadi cara populer untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari sekaligus menikmati suasana alam terbuka yang khas di wilayah tersebut.

Menjelang waktu berbuka, banyak keluarga berangkat ke area padang pasir dengan membawa bekal makanan sederhana untuk disantap bersama saat iftar. Mereka biasanya tiba sebelum matahari terbenam, menata tikar atau meja kecil, lalu menunggu azan Magrib sambil menikmati pemandangan hamparan pasir yang luas.

Di tengah suasana gurun yang tenang, momen berbuka puasa menjadi lebih bermakna. Anggota keluarga berkumpul, berbagi hidangan, dan menikmati kebersamaan dalam suasana yang jauh dari hiruk-pikuk kota, dikutip dari laman SPA.Gov, Kamis (12/3/2026).

Bagi sebagian besar warga, berbuka puasa di padang pasir bukan sekadar tradisi, tetapi juga kesempatan untuk kembali terhubung dengan alam dan mempererat hubungan sosial. Kegiatan ini memungkinkan keluarga dan teman-teman menghabiskan waktu bersama sambil merasakan atmosfer Ramadan yang lebih khusyuk.

Tradisi iftar di padang pasir pun kian menjadi bagian dari budaya Ramadan di wilayah tersebut, mencerminkan gaya hidup masyarakat yang dekat dengan lingkungan gurun sekaligus menekankan pentingnya kebersamaan selama bulan suci.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya