Liga Champions: Ketika Muka Arsenal Diselamatkan 2 Pemain Pengganti di BayArena

Arsenal selamat dari kekalahan di markas Bayer Leverkusen pada laga Liga Champions berkat pemain pengganti

oleh Asad ArifinDiterbitkan 12 Maret 2026, 15:58 WIB
Kai Havertz mengeksekusi penalti dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (AP Photo/Martin Meissner)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal nyaris pulang dengan kekalahan dari markas Bayer Leverkusen. Namun, dua pemain pengganti mengubah nasib The Gunners pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.

Bermain di BayArena, Kamis (12/3) dini hari WIB, Arsenal akhirnya mampu memaksakan hasil imbang 1-1. Gol penyeimbang datang pada menit-menit akhir melalui eksekusi penalti Kai Havertz.

Gol tersebut tidak lahir begitu saja. Perubahan permainan Arsenal dimulai setelah Mikel Arteta melakukan pergantian pemain pada babak kedua.

Masuknya Noni Madueke dan Kai Havertz memberi dampak instan. Dua pemain pengganti itu menjadi kunci yang menyelamatkan Arsenal dari kekalahan di kandang Leverkusen.


Madueke Mengubah Ritme Permainan Arsenal

Pemain Arsenal, Noni Madueke, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan FA Cup melawan Mansfield Town di One Call Stadium, Inggris, Sabtu (7/3/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Perubahan pertama dilakukan Mikel Arteta pada menit ke-60. Ia menarik Bukayo Saka dan memasukkan Noni Madueke untuk memberi energi baru di sektor kanan.

Keputusan itu terbukti tepat. Madueke langsung membawa kecepatan dan agresivitas yang sebelumnya sulit ditemukan Arsenal sepanjang pertandingan.

Akselerasinya di sisi kanan membuka ruang yang sebelumnya tertutup rapat oleh pertahanan Bayer Leverkusen. Arsenal mulai memiliki jalur serangan yang lebih hidup.

Madueke kemudian melakukan penetrasi berbahaya ke kotak penalti. Aksinya memaksa pemain Leverkusen melakukan pelanggaran yang berujung keputusan penalti bagi Arsenal.


Kai Havertz Menghukum Mantan Klubnya

Memanfaatkan umpan silang Declan Rice saat situasi serangan balik, Havertz dengan tenang berhasil mengelabuhi kiper Robert Sanchez dan membobol gawang Chelsea. (AFP/Adrian Dennis)

Kai Havertz masuk sebagai pergantian kedua Arsenal pada menit ke-74. Ia menggantikan Viktor Gyokeres untuk menambah opsi serangan di lini depan.

Momen penting datang pada menit ke-89 ketika Arsenal mendapat hadiah penalti. Havertz maju sebagai eksekutor dan menghadapi tekanan besar dari publik BayArena.

Namun gelandang serang asal Jerman itu tetap tenang. Ia menaklukkan kiper Leverkusen dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Madueke mengungkapkan bahwa pelatih memberi instruksi sederhana saat dirinya masuk. Ia mengatakan, “Masuklah dan coba ubah jalannya pertandingan.”

Havertz mengakui momen sebelum eksekusi terasa sangat lama. Ia berkata, “Waktu antara peluit penalti dan tendangan terasa seperti keabadian, tetapi pada akhirnya Anda harus tetap fokus secara mental.”

Sumber: UEFA

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya