Prabowo Bertemu Luhut dan Anggota DEN, Seskab: Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah

Menurut Teddy, pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional tetap mencukupi di tengah dinamika global yang berkembang.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 12 Maret 2026, 13:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan di Istana Merdeka Jakarta. (Dok. Instagram)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan bersama anggota DEN dan sejumlah menteri di Jakarta pada Rabu (11/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi global, termasuk dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan dalam pertemuan tersebut pemerintah memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman.

"Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota DEN bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia," kata Teddy dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Menurut Teddy, pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional tetap mencukupi di tengah dinamika global yang berkembang.

"Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi," ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah juga akan terus memantau perkembangan harga energi global serta menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali.

"Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali," sambung Teddy.

 

Pentingnya Percepat Swasembada Energi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, buka suara terkait arahan Presiden Prabowo, yang meminta pencabutan izin tambang Martabe milik PT Agincourt Resources di Sumatera Utara dikaji ulang.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Salah satu fokus yang disampaikan adalah percepatan program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.

"Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara," tutur Teddy.

Lebih lanjut, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global yang terus berkembang.

"Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga," jelas Teddy.

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya