Dihadiri Prabowo, Peringatan May Day 2026 di Monas Bakal Dipadati 250 Ribu Buruh

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

oleh Septian DenyDiterbitkan 10 Maret 2026, 21:45 WIB
Presiden Prabowo juga terlihat sempat melempar topi yang dikenakannya kepada peserta aksi perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Andi Gani dalam acara silaturahmi Ramadan bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kantor DPD KSPSI Jawa Timur.

"Kami baru saja bertemu Presiden dalam pertemuan tertutup pada hari Jumat lalu selama kurang lebih dua jam. Dalam pertemuan tersebut beliau memastikan akan hadir langsung pada peringatan May Day di Monas, Jakarta," ungkap Andi Gani, Selasa (10/3/2025).

Ia memperkirakan sekitar 250 ribu buruh akan menghadiri peringatan May Day tahun ini.

Selain menghadiri May Day, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk pada 2 Mei 2026.

Peresmian tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum buruh di Indonesia.

Menurut Andi Gani, pembangunan museum tersebut menjadi momentum penting bagi pekerja setelah perjuangan panjang selama puluhan tahun untuk mengenang Marsinah sebagai simbol perjuangan hak-hak buruh.

Ia menambahkan, rangkaian peringatan May Day juga akan dihadiri lima pimpinan serikat buruh dunia yang dijadwalkan datang ke Jakarta. Walaupun dihadiri ratusan ribu buruh, Andi Gani memastikan perayaan May Day akan berlangsung dengan damai dan tertib.

"Kami akan terus bersama-sama menjaga Indonesia dan memastikan stabilitas serta solidaritas tetap terjaga selamanya," tegasnya.

 

Museum Marsinah

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Andi Gani Nena Wea melakukan flag off kepada 700 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ke tempat pekerjaan baru di halaman Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025).

Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginisiasi pembangunan Museum Marsinah serta pembentukan Desk Ketenagakerjaan di Polri.

Andi Gani menilai, Desk Ketenagakerjaan Polri merupakan yang pertama di dunia. Atas inisiatif tersebut, Kapolri mendapat penghargaan dari organisasi buruh dunia karena dinilai mampu membantu menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya