Lokasi ATM Bank Mandiri Pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 di Jakarta

Ini daftar lokasi ATM Bank Mandiri dengan pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 di Jakarta.

oleh Septian DenyDiterbitkan 10 Maret 2026, 07:00 WIB
Nasabah bertransaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri di Mal Pondok indah 2, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Sejumlah nasabah Bank Mandiri mengeluhkan perubahan drastis saldo di rekening yang mengalami pengurangan dan ada juga yang mengalami penambahan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Bank Mandir menyediakan uang pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 melalui layanan ATM setor tarik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya saat Ramadhan dan Lebaran 2026 untuk berbagi THR dengan saudara.

Berikut lokasi ATM Bank Mandiri dengan pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 di Jakarta, seperti dihimpun dari berbagai sumber, seperti dikutip dari Antara:

  • Lobi selatan Gedung Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto Kav. 36-38, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
  • Priority Banking Kahfi, Jalan Moh. Kahfi Nomor 1, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan
  • Mandiri Cabang Jalan Sunda, Jalan Sunda Nomor 1, Gongdangdia, Menteng, Jakarta Pusat
  • Gedung Sentra Mandiri, Jalan RP Soeroso Nomor 2 RT 10/05, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat
  • Mandiri Cabang Bendungan Hilir, Jalan Bendungan Hilir Blok G1 Nomor 6 A-B, Tanah Abang, Jakarta Pusat
  • Mandiri Cabang Thamrin City, Jalan Thamrin Boulevard Nomor 18-27, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
  • Mandiri Cabang Pondok Kelapa, Jalan Pondok Kelapa Indah Nomor 22-23, Duren Sawit, Jakarta Timur

Bank Mandiri Siapkan Rp 44 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026

Pegawai menunjukkan mata uang rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (5/1/2023). Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.616 per dolar AS pada Kamis (5/1) sore ini. Mata uang Garuda melemah 34 poin atau minus 0,22 persen dari perdagangan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Bank Mandiri menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta memastikan kelancaran aktivitas ekonomi nasional selama Ramadan dan Lebaran 1447 H. 

Mengusung tema Ramadan tahun ini, “Hargai Momen Keberkahan, Tunaikan Ibadah Penuh Ketakwaan,” bank ini memperkuat ekosistem layanan terpadu di seluruh Indonesia dengan menyiapkan uang tunai Rp 44 triliun untuk pengisian ATM dan CRM sepanjang 24 Februari–25 Maret 2026.

Jumlah tersebut naik sekitar 5% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 41,9 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan proyeksi meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan hingga puncak arus mudik dan Lebaran. 

Penyediaan likuiditas tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menjaga konsumsi domestik sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan kebijakan ini disusun melalui perencanaan likuiditas yang hati-hati berbasis proyeksi transaksi nasional, serta diperkuat dengan optimalisasi jaringan distribusi dan teknologi. Pendekatan berbasis ekosistem dinilai mampu memastikan kecukupan dana, menjaga stabilitas layanan, dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi nasabah.

“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Adhika dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/2/2026).

Kebutuhan Pengisian Uang Tunai Capai Rp 1,4 Triliun

Warga menunjukkan uang rupiah kertas baru emisi 2022 saat penukaran di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/8/2022). Bank Indonesia (BI) baru saja meluncurkan uang rupiah kertas baru emisi 2022 bersamaan dengan momen HUT ke-77 RI. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ia menambahkan, kebutuhan pengisian uang tunai diperkirakan berada di kisaran Rp 1 triliun hingga Rp 1,4 triliun per hari. Peningkatan ini dipicu oleh naiknya aktivitas konsumsi, pembayaran gaji serta THR aparatur sipil negara, dan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri. Perkiraan tersebut disusun berdasarkan pola historis transaksi serta tren pertumbuhan ekonomi domestik yang biasanya meningkat selama Ramadan dan Lebaran.

Untuk mendukung distribusi uang layak edar, Bank Mandiri juga ambil bagian dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang digelar Bank Indonesia. 

Program ini mencakup layanan penukaran uang baru melalui pemesanan digital di aplikasi PINTAR BI, kas keliling, serta titik penukaran terpadu bersama perbankan di berbagai daerah. 

Partisipasi ini menjadi bentuk sinergi antara industri perbankan dan otoritas moneter guna memastikan penukaran uang berjalan tertib, aman, serta menjaga stabilitas sistem pembayaran di tengah lonjakan transaksi menjelang Lebaran.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya