Isi Bagasi Terlantar Tak Terduga pada 2025, dari Pedang Samurai hingga Batu Meteorit

Sebuah toko bernama Unclaimmed Baggage merilis Laporan Tahunan 2025 yang menyusun sederet daftar benda tak terduga hingga termahal dari bagasi yang tertinggal.

oleh Dinny MutiahDiterbitkan 10 Maret 2026, 03:00 WIB
Batu meteorit jadi salah satu bagasi tertinggal yang tak terduga pada 2025. (dok. Unclaimmed Baggage)

Liputan6.com, Jakarta - Tak semua pelancong membawa pulang barang bawaannya dari perjalanan. Jutaan barang ditinggalkan, antara sengaja dan tidak sengaja, sepanjang 2025. Tidak sedikit di antaranya adalah barang-barang yang eksentrik yang tak terduga, seperti dirangkum dalam Laporan Temuan tahunan yang dirilis Unclaimed Baggage yang mendeskripsikan diri sebagai satu-satunya pengecer bagasi hilang di Amerika Serikat (AS).

Dalam laporan yang diterbitkan pada Kamis, 5 Maret 2026, mereka mencantumkan temuan paling menarik dari isi bagasi penumpang yang tidak dapat dikembalikan oleh pihak bandara. 

"Setiap tahun, saya kagum dengan harta karun yang ditemukan di dalam bagasi dan apa yang diungkapkannya tentang masyarakat kita," kata Bryan Owens, CEO perusahaan tersebut, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari NY Post, Senin, 9 Maret 2026.

"Setelah lebih dari 55 tahun mengklaim kembali barang-barang yang hilang dan ditolak, kami sering percaya bahwa kami telah melihat semuanya. Tetapi kemudian kami menemukan sesuatu seperti satu set pedang Samurai yang serasi, robot yang dirakit lengkap, jaket bertatahkan permata Dolce & Gabbana, atau stik golf berlapis emas, dan kami diingatkan mengapa ‘Laporan Temuan’ tahunan ini ada."

Laporan tersebut menyatakan bahwa meskipun 99,9 persen bagasi terdaftar akhirnya kembali ke pemiliknya, 'beberapa bagasi yang langka berbelok arah, salah satunya berakhir di kaki Pegunungan Appalachian di Scottsboro, Alabama', lokasi toko Unclaimed Baggage.

Sepuluh temuan teratas dalam laporan tahunan ketiga perusahaan tersebut meliputi robot, lutut bionik, gigi palsu emas 10 karat, meteorit, sepasang alat tari api (fire poi), batangan emas murni satu ons Australia, satu set pedang samurai yang serasi, pakaian peternak lebah, stik golf berlapis emas, dan didgeridoo kayu jati.

Temuan Bagasi Termahal

Sebuah jaket penerbangan kulit A-2 Angkatan Udara AS ditemukan di dalam bagasi yang tidak diklaim pada 2025. (dok. Unclaimmed Baggage)

Selain bagasi paling menarik, mereka juga menyusun daftar lima temuan termahal, termasuk anting-anting berlian putih senilai lebih dari USD 43.000, jam tangan Rolex stainless steel dengan dial emas kuning 18 karat dan berlian senilai sekitar USD 35.000, klarinet bass Tosca senilai USD 17.500, jaket kulit Balenciaga senilai USD 12.500, dan kamera termal T530 senilai lebih dari  USD 12.000.

Ada pula daftar temuan 'aneh' yang dirilis, termasuk bentuk rusa yang diawetkan, dompet katak, bayonet Angkatan Darat AS pra-Perang Dunia I, angsa besar yang diawetkan, spesimen tulang panjang, dompet armadillo, 12 kotak sarden, kerangka palsu, koper berisi racun tikus, dan dasi kupu-kupu bulu.

Temuan olahraga teratas adalah sarung tinju bertanda tangan dari juara tinju tak terkalahkan Terence Crawford, temuan fesyen teratas adalah kostum negara bagian Miss North Dakota USA 2025 yang dirancang oleh Ryan Castillo, dan temuan teratas dari seluruh dunia adalah mangkuk nyanyi Tibet.

Tren Bawaan Pelancong Terkini

(dok. AP Photo/Markus Schreiber, File)

Boneka Ken era 1960-an lengkap dengan tas pembawa adalah temuan budaya pop teratas, kaset vintage lagu Jingle Bell Rock karya Elvis dan Bobby Helms menjadi temuan musik teratas, dan koin peringatan pada 1893 menjadi temuan mata uang teratas. Temuan sejarah teratas adalah jaket penerbangan kulit A-2 Angkatan Udara Angkatan Darat AS dan temuan teknologi teratas adalah telepon lilin Kellogg pada 1900-an.

Perusahaan tersebut juga memperhatikan tren dalam bagasi para pelancong yang mengemas "lebih banyak koleksi pop," seperti boneka Labubu, daripada sebelumnya. Ada "pergeseran menuju kemewahan yang terjangkau ... tanpa label harga premium," banyak yang mengemas buku, terutama karya penulis "The Housemaid" Freida McFadden, dan lebih banyak emas yang dibawa daripada yang pernah mereka lihat "dalam beberapa tahun terakhir."

"Mulai dari dadu 24 karat hingga stik golf berlapis emas, logam mulia ini muncul di dalam koper sebagai pernyataan dan penyimpan nilai," kata laporan itu.

Temuan Teraneh dari Bagasi Terlantar Tahun Lalu

Ilustrasi koper dan tas di tempat pengambilan bagasi pesawat di bandara. (Emily Elconin/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP)

Tahun lalu, Owens mengatakan kepada Fox News bahwa perusahaan mendaur ulang sekitar sepertiga dari barang-barang tersebut, dan memberikan sepertiga lainnya untuk amal. Pada saat itu, Owens mengatakan salah satu hal teraneh yang pernah dilihatnya adalah sebuah koper Gucci yang sudah banyak digunakan dan hampir usang, yang penuh dengan artefak Mesir yang berasal dari 1500 SM.

Owens menambahkan bahwa maskapai penerbangan 'berupaya keras' untuk mempertemukan kembali tas dengan pemiliknya karena 'secara ekonomi jauh lebih menguntungkan bagi mereka untuk mempertemukan Anda dengan tas Anda daripada menjual tas Anda yang tidak diklaim kepada kami'.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya