Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen mulai memberikan gambaran awal dari generasi terbaru hatchback ikoniknya, Golf. Model yang akan masuk generasi kesembilan, atau dikenal sebagai Golf MK9 ini dipastikan hadir dengan dua pilihan sistem penggerak, yaitu mesin pembakaran internal (ICE) dan tenaga listrik sepenuhnya.
Disitat dari Carnewschina, kemunculan perdana Golf MK9 ditandai dengan sebuah gambar teaser yang menampilkan siluet mobil tersebut. Dari gambar itu terlihat beberapa perubahan desain dibandingkan generasi saat ini.
Advertisement
Salah satu yang paling mencolok adalah proporsi bodi yang tampak lebih panjang, dengan jarak sumbu roda yang kemungkinan lebih besar.
Perubahan tersebut diduga berkaitan dengan penggunaan platform baru, yang akan menjadi basis model ini. Golf generasi kesembilan disebut akan menggunakan arsitektur SSP milik Volkswagen, yang juga dirancang untuk mendukung kendaraan listrik masa depan.
Platform tersebut memungkinkan peningkatan ruang kabin serta mendukung teknologi kendaraan yang lebih modern.
Untuk versi listriknya, Golf Mk9 diperkirakan akan memakai sistem kelistrikan bertegangan 800 volt. Teknologi ini diklaim mampu menghadirkan peningkatan signifikan pada jarak tempuh sekaligus mempercepat proses pengisian daya dibandingkan model listrik Volkswagen yang ada saat ini.
Sementara itu, varian bermesin pembakaran internal akan tetap dipertahankan. Namun, model tersebut disebut akan menjadi versi yang telah mengalami pembaruan besar dari Golf generasi kedelapan yang saat ini masih dipasarkan.
Arah Desain VW Golf MK9
Kepala desain Volkswagen Group, Andreas Mindt sebelumnya juga memberikan gambaran mengenai arah desain model baru ini.
Dirinya menyebut bahwa rancangan akhir Golf generasi berikutnya, bakal mengambil inspirasi dari beberapa konsep seperti ID. Polo dan ID. Cross, serta tetap mempertahankan elemen khas dari generasi Golf sebelumnya.
Bahkan, Mindt menjadikan Golf generasi ketujuh sebagai salah satu referensi utama dalam pengembangan model baru tersebut.
Selain itu, Volkswagen juga memastikan bahwa model-model masa depan asal Jerman akan kembali menghadirkan kontrol fisik untuk fungsi penting di dalam kabin, seperti pengaturan pendingin udara dan volume audio.
Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap masukan pengguna yang menginginkan pengoperasian yang lebih mudah dibandingkan hanya mengandalkan kontrol sentuh.