Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau pemudik untuk tetap waspada melewati jalur Talu Talamau-Simpang Empat karena masih banyaknya jalan yang terban akibat bencana alam November 2025 lalu.
"Jalan provinsi itu kondisinya sangat rawan karena banyak titik jalan yang terban. Seperti di titik Polong Anam, Pasanggiangan dan Rimbo Kejahatan," ujar Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, melansir Antara, Minggu 8 Maret 2026.
Advertisement
Menurutnya, akibat bencana alam akhir tahun lalu itu menyebabkan badan jalan banyak yang terban. Tebing dekat jalan juga rawan longsor jika dipicu hujan lebat.
"Untuk itu, pemudik diimbau agar tetap waspada jika melintasi jalur itu karena longsor kapan saja bisa terjadi," kata Doddy.
Pihaknya bersama provinsi juga telah memasang plang rambu-rambu peringatan di dekat lokasi jalan terban sehingga pemudik bisa mengetahui jalan di depan mereka ada yang rusak atau terban.
"Sejumlah plang peringatan telah kita pasang beberapa waktu lalu. Sebelum Lebaran akan kita cek kembali mana yang butuh plang untuk peringatan pengendara," ucap Doddy.
Lihat Langsung Kondisi Jalan
Doddy mengatakan, pada Januari 2026 lalu Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah telah menyempatkan diri melihat langsung kondisi jalan provinsi itu.
"Pihak provinsi sedang berupaya menyiapkan anggaran untuk jalan alternatif menuju Talamau karena jalan utama saat ini banyak yang terban," kata dia.
Untuk jalan yang putus di Rimbo Kejahatan akan dilakukan pelebaran jalan dengan memangkas bukit sekitarnya. Jika tidak memungkinkan maka akan dibangun jalan alternatif melalui Simpang MAN Kajai tembus ke Jembatan Panjang.
Sedangkan untuk jalan terban di Polong Onam juga tidak memungkinkan karena sebelah kiri dari arah Kajai terdapat jurang yang dalam. Lalu sebelah kanannya ada bukit yang masuk kawasan hutan lindung.
"Khusus di titik ini diperlukan jalan alternatif dari Jambatan Panjang tembus ke Talu. Jalan ini sudah ada sejak zaman dahulunya. Tinggal perbaikannya nanti," jelas Doddy.