Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut terjjamin mencukupi selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, kepastian stok itu setelah dilakukan pengecekan bersama ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Advertisement
"Pelayanan harus maksimal. Bukan hanya di jalannya saja, akan tetapi juga pos-pos yang lain. Salah satunya adalah bagaimana Pertamina memberikan pasokan BBM yang memadai dan mencukupi," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya di Semarang, melansir Antara, Minggu 8 Maret 2026.
Bersama komunitas Vespa dan komunitas ojek daring Kota Semarang, ia juga mengecek stok BBM di Terminal BBM Pengapon, dan mengecek ketersediaan BBM bagi pemudik di jalur tol.
"Berdasarkan pantauan di Terminal BBM Pengapon, Pertamina memastikan bahwa stok selama 20 hari mendatang masih aman," ucap Gus Yasin.
Sebagai antisipasi, lanjut dia, Pertamina juga sudah mempersiapkan pengantaran dengan sepeda motor dari SPBU untuk kendaraan yang terjebak macet dan kehabisan BBM.
"Semoga saja tidak terjadi di Jateng. Tetapi, kalau itu terjadi kendaraan stagnan dan kemacetan yang benar-benar membutuhkan waktu lama, Pertamina sudah memastikan pelayanan motor untuk pengantaran pembelian SPBU di area-area kemacetan," terang Yasin.
Pastikan Pelayanan Berjalan Baik
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Fanda Chrismianto mengatakan, kunjungan Gus Yasin ke SPBU adalah untuk memastikan pelayanannya sudah berjalan dengan baik.
Menurut dia, pelayanan tersebut menyangkut kepastian takaran, kualitas, pelayanan dan kebersihan SPBU. Ia menegaskan, Pertamina juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik selama periode Ramadan dan Idulfitri.
"Alhamdulillah hasil pengecekan semua prosedur dijalankan dengan baik dan tidak ada isu terkait dengan takaran dan kualitas," jelas Fanda.