Elnusa (ELSA) Cetak Pendapatan Rp 14,5 Triliun di 2025

PT Elnusa Tbk (Elnusa) meraup pendapatan usaha Rp 14,5 triliun di 2025.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 08 Maret 2026, 13:25 WIB
PT Elnusa Tbk (Elnusa) memperkuat kontribusinya sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina untuk mendukung aktivitas hulu migas Pertamina Group. (Foto: Elnusa)

Liputan6.com, Jakarta - PT Elnusa Tbk (Elnusa) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp 14,5 triliun, tumbuh sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini mencerminkan konsistensi transformasi bisnis yang dijalankan Perseroan melalui penguatan operasional, efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan risiko yang disiplin di tengah dinamika industri energi.

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti oleh kinerja profitabilitas yang solid. Sepanjang 2025, Elnusa mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliundan laba bersih Rp718 miliar, menunjukkan kemampuan Perseroan menjaga kualitas pertumbuhan sekaligus memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.

Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang berfokus pada penguatan kapabilitas layanan, efisiensi operasional, serta peningkatan nilai tambah bagi pelanggan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional. Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhanPerseroan,” ujar Litta dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Jumat (6/3/2026).

Litta menjelaskan, kinerja Elnusa didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi Jasa Hulu Migas Terintegrasi, Penjualan Barang dan Jasa Distribusi dan Logistik Energi, serta Jasa Penunjang Migas.

Sepanjang 2025, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi dan Logistik Energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60% dari total pendapatan, diikuti Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28%, serta Jasa Penunjang Migas sebesar 12%.

"Komposisi ini mencerminkan ketahanan model bisnis Elnusa yang mampu menghadirkan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir industrienergi," ujarnya.

 

Kinerja Keuangan

PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan sejumlah strategi untuk sambut 2025. (Foto: Elnusa)

Dari sisi posisi keuangan, Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi Rp1,7 triliun.

Perseroan juga mampu menjaga Net Profit Margin di level 5,0%, yang menunjukkan kemampuan mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri energi.

"Kepercayaan pasar terhadap fundamental dan arah transformasi Elnusa turut tercermin pada kinerja saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia," ujarnya.

 

Kinerja Saham Elnusa

PT Elnusa Tbk (Elnusa) memperkuat kontribusinya sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina untuk mendukung aktivitas hulu migas Pertamina Group. (Foto: Elnusa)

Adapun hingga awal Maret 2026, saham ELSA mencatatkan kenaikan signifikan secara tahunan serta mencapai level harga tertinggi sejak Perseroan melantai di bursa pada 2008.

"Pergerakan tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan Elnusa," ujarnya.

Penguatan persepsi pasar juga didukung oleh peningkatan peringkat kredit Perseroan oleh PEFINDO menjadi idAA+ pada 2025, Sebagai perusahaan terbuka, Elnusa terus menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik, transparansi informasi, serta komunikasi yang terbuka dengan investor dan pemangku kepentingan, sesuai dengan ketentuan regulator pasar modal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya