Tanah Ulayat Picu Perang Tanding di Adonara NTT, Rumah Dibakar dan Ada yang Kena Tembak

Konflik tanah ulayat memicu peran tanding antarkampung di Adonara NTT.

oleh Ola KedaDiterbitkan 06 Maret 2026, 17:48 WIB
Perang tanding antarkampung kembali terjadi di Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Jumat (6/3/2026). (Liputan6.com/ Ola Keda)

Liputan6.com, Adonara - Perang tanding antarkampung kembali terjadi di Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Jumat (6/3/2026). Konflik itu dipicu perebutan lahan dan melibatkan warga Dusun Bele Desa Waiburak dengan warga Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur.

Kejadian ini menyebabkan sejumlah warga mengalami luka tembak senjata rakitan dan beberapa rumah warga ikut terbakar.

Informasi yang dihimpun, beberapa korban luka dilarikan ke beberapa rumah sakit seperti di RS Pratama Adonara dan Puskesmas Ile Boleng.

"Kami ada tangani dua pasien luka tembak, tapi proyektilnya tidak bisa dikeluarkan, sehingga dirujuk ke RSUD Larantuka," ujar sumber di rumah sakit,

Saling Klaim Lahan

Bentrokan ini dipicu perebutan lahan di sekitar lokasi Toko Serba 35 di Dusun Bele. Saling klaim kepemilikan tanah tersebut sudah lama dan menjadi sumber ketegangan antarwarga. Ketika situasi memanas, aksi lempar bom rakitan terjadi dan membuat kondisi semakin kacau.

Warga yang melintas di sekitar lokasi konflik dihimbau untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut. Kekhawatiran meningkat karena bentrokan berlangsung di area terbuka yang berdekatan dengan jalan raya.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan saat ini personel polisi dan TNI telah diterjunkan ke lokasi guna mencegah konflik semakin meluas.

"Anggota sudah diterjunkan ke lokasi," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya