Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan digital dalam menghadapi lonjakan trafik komunikasi menjelang Lebaran atau Idulfitri 1447 H.
Melalui program TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan Idulfitri) 2026, perusahaan pelat merah ini fokus menjaga kualitas jaringan demi kenyamanan pemudik.
Advertisement
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, melakukan peninjauan langsung dalam rangkaian Safari Ramadan di wilayah Telkom Regional III, Semarang, baru-baru ini.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto dan SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza.
Dian menegaskan bahwa seluruh personel TelkomGroup berada dalam posisi siaga penuh untuk memberikan pengalaman telekomunikasi yang prima bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
"Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu dibarengi dengan peningkatan kebutuhan komunikasi yang signifikan. Seluruh insan TelkomGroup wajib memastikan infrastruktur siap menghadirkan pengalaman telekomunikasi yang prima," ujar Dian dalam keterangannya.
Digitalisasi Layanan di GraPARI
Dalam kunjungannya ke GraPARI Pahlawan Semarang, Dian mengapresiasi implementasi berbagai inovasi digital yang bertujuan memangkas waktu antrean dan meningkatkan efisiensi, antara lain:
- Smart Greeter: Mempercepat alur pelayanan pengunjung.
- Face Recognition: Sistem registrasi prabayar berbasis pengenalan wajah untuk keamanan dan kecepatan data.
- Device Corner: Pusat edukasi dan penyediaan perangkat pendukung konektivitas.
Antisipasi Kenaikan Trafik 9,2 Persen
Tahun ini, Telkom memprediksi adanya kenaikan trafik layanan digital sebesar 9,2 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
Sebagai langkah antisipatif, Telkom telah mengaktifkan Integrated Operation Center (IOC) di Semarang yang berfungsi sebagai pusat komando pemantauan jaringan secara real-time.
Untuk mengawal stabilitas tersebut, Telkom mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 13.700 teknisi yang bersiaga 24 jam. Satgas Siaga RAFI ini akan bertugas secara intensif mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
Selain kesiapan personel, Telkom juga telah melakukan serangkaian rehearsal test atau uji kesiapan jaringan. Hal ini mencakup penguatan kapasitas, optimasi sistem monitoring, hingga pengamanan siber guna menjamin keamanan data pelanggan, baik di segmen ritel maupun bisnis.