Terminal Kalideres Gelar Pra Ramp Check, Periksa Kelaikan Armada Bus Jelang Mudik Lebaran

Pengelola Terminal Kalideres menggelar pra-ramp check atau pemeriksaan pendahuluan kelaikan armada bus menjelang arus mudik Lebaran 2026.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 05 Maret 2026, 13:25 WIB
Pengemudi bus melengkapi formulir pemeriksaan yang diberikan petugas Dishub saat uji kelaikan jalan di Terminal Kalideres. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menggelar pra-ramp check atau pemeriksaan pendahuluan kelaikan armada bus menjelang arus mudik Lebaran 2026 pada Senin 9 Maret 2026.

Kepala Terminal Kalideres Nur Prasetyo mengatakan, pra-ramp check digelar bersama Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Angke.

"Nanti kita kerja sama dengan PKB Kedaung Angke. Pra-'ramp check' rencananya Senin 9 Maret 2026," ujar Prasetyo saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Pada pemeriksaan pendahuluan itu, pihaknya menargetkan 30 bus terlibat dalam kegiatan.

"Itu kan pagi sampai sore ya, jadi sedapatnya dari pihak PKB nanti. Tapi estimasinya 25-30 kendaraan," katanya.

Prasetyo menegaskan, pra-ramp check digelar agar ketika ramp check dilakukan saat mendekati mudik, bus-bus di terminal tersebut sudah memenuhi standar laik jalan.

"Jadi kalau ada yang masih kurang saat pra-'ramp check', kita imbau supaya saat 'ramp check' nanti sudah dilengkapi," tutur Prasetyo.

Pada pra-ramp check ada beberapa segmen yang diperiksa. Segmen pertama adalah unsur administrasi, seperti Surat Tanda Uji Kendaraan (STUK), kartu pengawasan serta Surat Izin Mengemudi (SIM).

 

Segmen Selanjutnya

Calon penumpang berjalan di terminal Kalideres Jakarta, Kamis (22/12/2022). Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebutkan, Jelang Natal dan Tahun Baru penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kalideres mengalami lonjakan hingga 100 persen. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kemudian segmen kedua adalah unsur teknis utama, mulai dari sistem penerangan (lampu utama, sein, rem, mundur), sistem pengereman (rem utama, rem parkir), badan kendaraan (kaca depan, pintu utama) dan ban (kondisi ban depan dan belakang).

Lalu perlengkapan (seat belt), pengukur kecepatan (spidometer), wiper serta tanggap darurat (pintu darurat, jendela darurat dan alat pemecah kaca).

Untuk segmen terakhir adalah unsur teknis, yakni penunjang, mulai dari sistem penerangan (posisi lampu depan belakang), badan kendaraan (spion, klakson, lantai dan tangga) dan kapasitas tempat duduk (jumlah kursi).

Kemudian perlengkapan kendaraan yang meliputi ban cadangan, dongkrak, pembuka roda serta lampu senter.

Infografis Deretan Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Mudik Lebaran 2026. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya