PT Wika Catat Peningkatan Kinerja Keberlanjutan, Komitmen Berikan Manfaat

PT Wijaya Karya (Wika) mencatat ESG Score 64/100 pada CSA 2025 S&P Global, naik dari 53 dan melampaui rata-rata industri global 31.

oleh Meila Alfauzi SukmawanDiterbitkan 09 Maret 2026, 20:05 WIB
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tengah mengerjakan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). (Foto: Wijaya Karya)

Liputan6.com, Jakarta - PT Wika atau Wijaya Karya (Persero) Tbk kembali mencatatkan peningkatan kinerja keberlanjutan dengan memperoleh skor ESG sebesar 64 dari 100 berdasarkan penilaian S&P Global Sustainable melalui Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2025.

Nilai tersebut naik signifikan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang berada di angka 53 dari 100, sekaligus melampaui rata-rata skor industri global sektor Construction & Engineering yang tercatat sebesar 31 dari 100.

Direktur Utama WIKA, Agung BW, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari konsistensi perseroan dalam menjalankan transformasi bisnis yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan.

"Pencapaian ESG Score ini menjadi bukti komitmen WIKA dalam memastikan setiap pembangunan tidak hanya menghadirkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan secara berkelanjutan," ujar Agung BW, melansir Antara, Rabu 4 Maret 2026.

"ESG akan terus menjadi fondasi utama transformasi perusahaan menuju pertumbuhan yang tangguh, berdaya saing global, serta mendukung pencapaian SDG’s Nasional," sambung dia.

Transformasi Berbasis ESG Dorong Daya Saing Global

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). (Foto: Wijaya Karya)

Dalam sektor Construction & Engineering, WIKA berhasil menempati posisi ke-13 dunia dari total 234 perusahaan yang dinilai. Selain itu, perseroan berada di peringkat ke-5 kawasan Asia Pasifik serta menjadi perusahaan Construction & Engineering peringkat pertama di Indonesia.

Penilaian ESG oleh S&P Global dilakukan secara menyeluruh dengan meninjau keterbukaan informasi perusahaan, keterlibatan dalam Corporate Sustainability Assessment (CSA), analisis media dan pemangku kepentingan, serta pendekatan metode pemodelan data terkait aspek keberlanjutan.

Sejalan dengan strategi dekarbonisasi yang dijalankan, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2055 sebagai wujud komitmen terhadap agenda pembangunan berkelanjutan sekaligus upaya memperkuat daya saing perusahaan di industri konstruksi global.

Infografis: 4 Unsur Wisata Ramah Lingkungan atau Berkelanjutan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya