Liputan6.com, Jakarta - Berita Kamar Dagang Mekah Arab Saudi mengalokasikan 2.500 kamar hotel dengan layanan lengkap untuk menampung pelancong dari negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang terdampar di bandara-bandara di seluruh negeri menyusul gangguan perjalanan yang meluas dampak perang Iran vs Israel dan AS jadi salah satu Top 3 Berita Hari Ini.
Langkah ini mengikuti arahan dari Raja Salman bin Abdulaziz, yang menyetujui penampungan warga negara GCC dan memastikan kenyamanan mereka hingga dapat kembali dengan selamat ke negara asal mereka.
Advertisement
Kemudian, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan telah membuka koridor udara aman berkoordinasi dengan negara-negara Teluk. Koridor tersebut dibuka secara bertahap, dimulai dengan 48 penerbangan per jam.
"Kapasitas hingga hari ini, berdasarkan rute darurat yang tersedia, adalah 48 penerbangan per jam dengan kemungkinan peningkatan angka ini di kemudian hari, sesuai dengan perkembangan dan peringkat, serta langkah-langkah keamanan terbaru," kata Abdulla bin Touq Al Marri, Menteri Ekonomi dan Pariwisata UEA.
Menggenapi daftar adalah tanaman pagar merupakan salah satu solusi jangka panjang untuk mempercantik taman. Selain berfungsi sebagai pembatas lahan, tanaman ini juga mampu menghadirkan suasana hijau yang asri, sekaligus menjaga privasi.
Pilihan tanaman pagar sangat beragam, mulai dari semak yang tumbuh cepat untuk menciptakan pembatas privasi dalam waktu singkat, hingga tanaman hijau abadi yang tampil rapi sepanjang tahun. Beberapa di antaranya bahkan menghadirkan bunga harum yang memberi aroma khas.
Berikut rangkuman Top 3 Berita Hari Ini:
Perang Iran vs Israel dan AS, Arab Saudi Siapkan 2.500 Kamar Hotel di Makkah untuk Turis Terdampar
Arahan tersebut juga menyerukan untuk memfasilitasi semua prosedur yang diperlukan guna menerima dan mendukung mereka yang terdampak. Kamar dagang tersebut mengatakan, pihaknya bergerak cepat untuk mengatur persiapan yang diperlukan berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait.
UEA Buka Koridor Udara Aman Darurat, Dimulai dengan 48 Penerbangan per Jam
Pada 1─3 Maret 2026, total 17.498 penumpang telah melakukan perjalanan dengan 60 penerbangan. Pada fase berikutnya, 80 penerbangan dijadwalkan dengan maskapai penerbangan nasional, dengan total 27.000 penumpang.
Penerbangan operasional terbatas telah dimulai untuk memfasilitasi kepulangan warga negara dan penduduk. "Keselamatan wilayah udara dan keselamatan manusia akan selalu menjadi prioritas utama kami," kata Al Marri.
8 Tanaman Pagar Rumah Terbaik yang Rimbun dan Estetis
Selain mempertimbangkan keindahan, penting pula menyesuaikan tanaman pagar dengan kondisi dan luas lahan yang tersedia. Setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan cahaya, air, serta perawatan yang berbeda.