Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Rabu 4 Maret Pukul 20.00 WIB di SCTV

Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Rabu 4 Maret Pukul 20.00 WIB di SCTV.

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 04 Maret 2026, 18:45 WIB
Sinetron Beri Cinta Waktu tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Rabu 4 Maret mengisahkan, waktu terus berjalan sejak Adila dinyatakan hilang, namun harapan di hati Trian belum juga padam. Setiap hari ia menanti kabar, sekecil apa pun, yang bisa menjadi petunjuk keberadaan wanita yang dicintainya itu.

Samsul berusaha setia menemani dan menguatkan. Ia memberi semangat agar Trian tetap tegar menghadapi situasi yang menyakitkan ini. Meski begitu, dengan nada hati-hati, Samsul juga mengingatkan bahwa ada kemungkinan terburuk yang harus dipersiapkan. Jika pada akhirnya Adila tak pernah ditemukan, ia berharap Trian mampu belajar mengikhlaskan. Ucapan itu terasa berat, namun disampaikan demi kebaikan sahabatnya.

Trian memilih masuk ke kamar tanpa banyak bicara. Di sana, ia berdiri lama memandangi foto Adila yang terpajang rapi. Tatapannya dipenuhi rindu dan kecemasan. Namun saat matanya bergeser ke foto lain—foto Herlina—emosinya berubah menjadi amarah yang tertahan.

Dalam benaknya, Herlina selalu menjadi sumber kekacauan yang menimpa hidupnya dan Adila. Ia merasa setiap kesulitan yang datang tak pernah lepas dari campur tangan perempuan itu.

Di tempat berbeda, Aditya tengah berbincang serius dengan Herlina. Dengan penuh ambisi, Herlina mengutarakan keinginannya agar Andra bisa menduduki posisi CEO di perusahaan Nirwana. Ia yakin

Andra layak dan mampu memimpin. Namun Aditya menanggapi dengan sudut pandang berbeda. Menurutnya, Cahyadi sebagai pendiri tentu sudah memahami betul kemampuan kedua putranya. Terlebih lagi, Nirwana dibangun dengan perjuangan bersama mendiang istrinya. Besar kemungkinan Cahyadi menginginkan Trian, bukan Andra, yang meneruskan kepemimpinan perusahaan tersebut. Mendengar hal itu, wajah Herlina tampak menegang, jelas tidak puas dengan pendapat tersebut.

Di tengah suasana yang sarat konflik itu, ponsel Trian tiba-tiba berdering. Nomor tak dikenal muncul di layar. Dengan perasaan campur aduk, ia mengangkat panggilan tersebut.

Ternyata telepon itu berasal dari tim SAR yang selama ini melakukan pencarian Adila. Mereka mengabarkan bahwa seorang perempuan telah ditemukan di hilir sungai. Jantung Trian berdegup kencang. Tanpa berpikir panjang, ia mengatakan akan segera menuju lokasi, berharap sekaligus takut akan kenyataan yang mungkin menantinya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya