Top 3 Berita Hari Ini: Konflik Iran vs Israel dan AS Berisiko Menaikkan Harga Tiket Pesawat

Top 3 Berita Hari Ini memuat sejumlah dampak konflik Iran vs Israel dan AS, mulai dari perubahan kebijakan hingga risiko kenaikan harga tiket pesawat.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 02 Maret 2026, 22:00 WIB
Bandara di Abu Dhabi. (dok. KARIM SAHIB / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar konflik Iran vs Israel dan AS telah secara signifikan mengganggu operasional bandara dan diperkirakan akan berdampak besar dalam jangka pendek pada penerbangan global jadi salah satu Top 3 Berita Hari Ini. Salah satunya, serangan tersebut disebut berpotensi menaikkan harga tiket pesawat.

Harga tiket pesawat bisa naik jika konflik Iran vs Israel dan AS berlanjut karena maskapai penerbangan mengalihkan rute penerbangan. Artinya, pesawat membakar lebih banyak bahan bakar untuk menghindari penutupan wilayah udara di seluruh Timur Tengah.

Bahasan selanjutnya menyorot ribuan turis terdampar di Uni Emirat Arab (UEA) menyusul penutupan ruang udara yang dipicu serangan Amerika Serikat-Israel pada Iran dan diikuti serangan balasan. UEA menjadi sasaran Iran pada Minggu, 1 Maret 2026, dengan alasan negara itu menjadi salah satu pangkalan militer AS.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) Uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan pengaktifan rencana operasional untuk mengatasi dampak dari perkembangan yang terjadi di kawasan tersebut. Salah satunya menanggung kompensasi pada penumpang pesawat yang penerbangannya terdampak oleh perang Iran versus Amerika Serikat (AS)-Israel.

Menggenapi daftar, para turis  di Abu Dhabi terpaksa memperpanjang masa menginap dari yang semestinya akibat serangan tersebut. Menyadari itu, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi (DCT Abu Dhabi) mengarahkan hotel untuk memberikan perpanjangan masa inap gratis bagi tamu yang terjebak kekacauan penerbangan regional.

DCT Abu Dhabi mengeluarkan surat edaran pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang menginstruksikan manajer umum hotel untuk memperpanjang masa inap bagi tamu yang tidak dapat berangkat karena alasan di luar kendali mereka.

Berikut ringkasan Top 3 Berita Hari Ini:

Konflik Iran vs Israel dan AS Berisiko Menaikkan Harga Tiket Pesawat

Pembatalan rute penerbangan tersebut imbas penutupan wilayah udara di sebagian wilayah Timur Tengah. Tampak foto menunjukkan suasana area check-in di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Ribuan penerbangan di kawasan itu telah dibatalkan, dan wilayah udaranya telah ditutup setelah AS dan Israel meluncurkan serangan ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Maskapai penerbangan besar, termasuk Qatar Airways, Saudia, dan maskapai penerbangan yang berbasis di Abu Dhabi, telah menangguhkan atau membatalkan sejumlah penerbangan.

Baca selengkapnya...

Hal-hal yang Perlu Diketahui Turis Terdampar di UEA, dari Info Penerbangan hingga Kontak Bantuan

Diketahui, setidaknya ada delapan negara di kawasan Timur Tengah menyatakan menutup wilayah udaranya. Tampak dalam foto, seorang pria berdiri di depan konter check-in yang tutup milik maskapai penerbangan Etihad di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Para pelancong disarankan untuk memeriksa langsung dengan maskapai penerbangan mereka sebelum pergi ke bandara. Maskapai penerbangan, termasuk Emirates, Etihad Airways, flydubai, dan Air Arabia, telah mengeluarkan imbauan yang mendesak penumpang untuk memeriksa status penerbangan secara online.

Baca selengkapnya...

Abu Dhabi Gratiskan Hotel hingga Perpanjang Visa Turis Terdampak Perang Iran Vs AS-Israel

Sejumlah wisatawan berdiri di dekat Menara Etihad di Abu Dhabi pada 1 Maret 2026. Tembakan rudal dan drone Iran di Teluk telah menewaskan tiga orang dan melukai 58 orang di Uni Emirat Arab sejak serangan balasan dimulai.(dok. Ryan Lim / AFP)

Hotel-hotel di Abu Dhabi diberitahu untuk menagih semua biaya kamar tambahan langsung ke departemen, memastikan tidak ada beban keuangan tambahan bagi para pelancong. Laporan menunjukkan bahwa sekitar 20 ribu penumpang ditempatkan di hotel atau akomodasi sementara oleh Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) UEA setelah pembatalan penerbangan yang meluas.

Baca Selengkapnya...

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya