Mikel Arteta Puas Arsenal Bangkit dan Tumbangkan Chelsea

Mikel Arteta puas melihat Arsenal bangkit setelah sempat kebobolan sebelum akhirnya menaklukkan Chelsea. Kemenangan tersebut membuat The Gunners kembali menjauh

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 02 Maret 2026, 11:41 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta - Mikel Arteta mengaku puas melihat Arsenal memanfaatkan pengalaman derbi London Utara untuk mengalahkan Chelsea. Kemenangan itu membuat The Gunners kembali menegaskan posisi mereka di puncak klasemen Liga Inggris.

Laga derbi London pada Minggu (1/3/2026) malam WIB berakhir manis untuk Arsenal lewat skor 2-1. Kedua tim saling bentrok di Emirates stadium di pekan ke-28 Liga Inggris.

Arsenal sempat unggul lewat gol William Saliba sebelum gol bunuh diri Piero Hincapie di masa injury time babak pertama membuat skor kembali imbang. Situasi tersebut mengingatkan pada laga melawan Tottenham pekan sebelumnya.

Namun seperti dalam derbi sebelumnya, Arsenal mampu bangkit di babak kedua dan kembali mencetak gol penentu kemenangan. Hasil itu memastikan keunggulan lima poin mereka tetap terjaga.

Arteta menilai respons emosional para pemain menjadi kunci kebangkitan tim. Ia pun memuji konsistensi skuadnya yang terus bersaing di berbagai kompetisi musim ini.


Kemenangan Besar

Kemenangan 2-1 membuat Arsenal memimpin klasemen semetara Liga Inggris 2025/2026 dengan raihan 64 poin. (AP Photo/Alastair Grant)

Arteta menyebut kemenangan atas Chelsea sebagai hasil yang sangat penting. Ia puas dengan performa timnya saat menghadapi lawan kuat setelah menjalani derbi London.

Menurutnya, gol penyeimbang yang terjadi jelang turun minum sempat menjadi pukulan telak. Namun Arsenal mampu merespons dengan cara yang tepat.

"Itu adalah kemenangan besar. Saya sangat senang dengan sebagian besar jalannya pertandingan dan performa yang kami tampilkan melawan tim papan atas, datang setelah derbi London dan ekspektasi serta keinginan kami untuk terus menang," ujar Arteta.

"Waktu terjadinya gol yang kami kebobolan adalah pukulan besar, tetapi secara emosional kami bereaksi. Itulah yang kami butuhkan untuk tetap fokus dan terus melangkah," lanjut Mikel Arteta.


Belajar dari Laga Kontra Spurs

Dua gol Arsenal dicetak oleh William Saliba (21') dan Jurrien Timber (66'). Sementara satu gol Chelsea dilesatkan didapatkan dari gol bunuh diri Piero Hincapei pada menit ke-45+2. (AP Photo/Alastair Grant)

Arteta menilai timnya menunjukkan dominasi pada babak pertama meski selisihnya sangat tipis. Ia menekankan pengalaman menghadapi Tottenham menjadi pelajaran berharga.

Di babak kedua, pertandingan berjalan lebih seimbang sebelum Arsenal kembali mencetak gol. Meski unggul jumlah pemain, mereka tetap harus bekerja keras hingga akhir laga.

"Itu adalah babak pertama yang sangat dominan, tetapi marginnya sangat tipis. Kami mengatakan tujuh hari lalu, kami berada di posisi yang sama melawan Spurs, dan kami belajar dari itu serta lihat apa yang terjadi di babak kedua," kata Arteta.

Lanjut Baca:

"Jadi kami mencoba menciptakan jenis permainan yang sama. Di babak kedua pertandingan lebih seimbang, kami memiliki beberapa periode dan mereka juga. Kami mencetak gol dan setelah mereka bermain dengan 10 orang kami berharap akan baik baik saja. "Ternyata tidak, dan kredit untuk mereka juga atas apa yang mereka lakukan. Tetapi secara keseluruhan saya sangat senang karena ini adalah pertandingan yang sangat sangat penting," tegas Arteta.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya