Liputan6.com, Jakarta - ONE Friday Fights 144 akan digelar pada Jumat (27/2/2026) di Lumpinee Stadium, Bangkok, dengan menampilkan 14 laga dari berbagai disiplin bela diri. Salah satu sorotannya adalah penampilan Sangarthit Looksaikongdin, adik ipar dari Rodtang Jitmuangnon.
Sangarthit Looksaikongdin, adik ipar megabintang Rodtang Jitmuangnon, akan kembali beraksi melawan striker Jepang, TAKU, dalam laga kickboxing bantamweight.
Advertisement
Petarung berkontrak yang memulai latihan sejak usia 20 bulan ini berburu kemenangan beruntun pertamanya di ONE Friday Fights. Lawannya, TAKU dari Saitama yang berusia 25 tahun, juga mencari kemenangan perdana setelah kalah tipis lewat keputusan angka dalam laga sebelumnya.
Sebelum terjun dalam kickboxing, Sangarthit memiliki rekor sempurna 19-0 dalam tinju sehingga menjadikan dirinya berbahaya dalam jual beli serangan.
ONE Friday Fights 144 menghadirkan atlet berkontrak, bintang tak terkalahkan, dan jagoan internasional yang berburu kontrak miliaran rupiah serta tempat di daftar atlet utama ONE Championship.
Ajang ini dapat disaksikan secara langsung dan gratis di Vidio pada Jumat, 27 Februari mulai pukul 19.30 WIB. Duel seru lain yang akan tersaji di One Friday Fights 144 antara lain:
Petarung Irlandia dengan Tren Mengerikan
Tom Keogh dari Dublin mencuri perhatian dengan rekor enam knockout berturut-turut menjelang duel Muay Thai featherweight melawan Sobhan Aghaei dari Iran.
Petarung yang berlatih di Warriors Gym dan rutin melakukan latihan di FA Group Thailand ini dikenal dengan kemampuan counter striking yang cerdas dan permainan clinch yang matang.
Aghaei siap menguji apakah tren mengerikan Keogh bisa berlanjut, atau justru menjadi orang pertama yang memutus rentetan ciamik tersebut.
Duel Rekor Sempurna di MMA
Pertarungan MMA kelas terbang mempertemukan dua petarung tak terkalahkan dalam duel yang penuh taruhan. Edson "Trapdoor Spider" Machavane dari Mozambik (7-0) akan berhadapan dengan Sardor "Golden" Karimboev dari Uzbekistan (5-0).
Machavane yang berusia 30 tahun membawa kisah inspiratif di balik rekor sempurnanya. Setelah ibunya meninggal pada 2008, dia sempat kehilangan tempat tinggal dan tidur di dapur restoran demi mengejar mimpi sebagai petarung. Spesialis Brazilian Jiu-Jitsu ini telah menyelesaikan lima dari tujuh kemenangannya.