Kalista dan Toyota Tsusho Mulai Uji Coba Truk Listrik di Indonesia

Kalista sebagai penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial, yang didukung Nusatama bersama Toyota Tsusho Indonesia resmi memulai kolaborasi strategis

oleh Arief AszhariDiterbitkan 26 Februari 2026, 13:11 WIB
Kalista dan Toyota Tsusho Mulai Uji Coba Truk Listrik di Indonesia (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Kalista sebagai penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial, yang didukung Nusatama bersama Toyota Tsusho Indonesia resmi memulai kolaborasi strategis melalui uji coba Heavy Duty Electric Vehicle (EV) untuk operasional. Nantinya, kendaraan ini akan dioperasikan oleh Ray Cargo, selaku forwarder Toyota Tsusho Indonesia. Uji coba ini sendiri, berlangsung selama kurang lebih tiga pekan, mulai 23 Februari 2026.

Program ini tidak sekadar menguji performa teknis kendaraan, tetapi juga memvalidasi kesiapan model operasional logistik berbasis listrik di rute distribusi, dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Toyota Tsusho Logistic Center di Cikarang.

Rute ini digunakan untuk mendukung distribusi barang ekspor dan impor dengan variasi kapasitas muatan.

Selama periode pengujian, Kalista dan Toyota Tsusho melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa truk kontainer listrik tersebut. Penilaian meliputi parameter operasional seperti jarak tempuh, kapasitas angkut, perilaku pengemudi, hingga efisiensi pengisian daya.

Selain itu, aspek performa unit seperti konsumsi energi, efisiensi biaya, keandalan teknis, serta dukungan perawatan turut menjadi perhatian. Dari sisi lingkungan, pengurangan emisi karbon juga menjadi indikator utama dalam pengujian ini.

Direktur Toyota Tsusho Indonesia, Aldriani Meliala menyatakan, uji coba ini menjadi langkah nyata bersama Kalista untuk membuktikan bahwa truk kontainer listrik dapat diimplementasikan secara efektif dalam operasional logistik harian, sekaligus mendorong inovasi dan keterlibatan di sektor logistik menuju masa depan yang berkelanjutan dalam upaya mengurangi emisi Scope 3.

"Selain mendorong keterlibatan di sektor logistik, kami juga menjalankan berbagai inisiatif untuk mendukung komitmen keberlanjutan. Salah satunya melalui pemanfaatan International Renewable Energy Certificate (I-REC) sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong klaim penggunaan energi bersih dan pengurangan emisi," jelas Aldriani, dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).

Sementara itu, Direktur Utama Kalista, Albert Aulia Ilyas, menambahkan pihaknya menyambut positif kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat implementasi truk kontainer EV di sektor logistik.

Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah awal bagi KALISTA untuk tumbuh bersama para pelaku logisitik nasional, khususnya pada segmen logistik.

"Program uji coba ini merupakan salah satu solusi end-to-end yang kami sediakan untuk memungkinkan customer melakukan penilaian menyeluruh atas implementasi unit di rute operasional nyata," tegasnya.

Truk Listrik Beiben V3 Tractor Head

Unit yang digunakan dalam pengujian ini adalah Beiben V3 Tractor Head 6x4, dengan kapasitas baterai 423 kWh, jarak tempuh hingga 200 km pada penggunaan 80 persen, serta daya angkut mencapai 100 ton.

Kendaraan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Nusatama sebagai distributor kendaraan khusus industri berat.

Dalam operasionalnya, truk akan melakukan satu kali pengisian daya di fasilitas DC charger 320 kWh milik Nusatama yang berlokasi di depot Narogong.

Pemantauan kinerja operasional juga diperkuat melalui integrasi dengan K-Move, sistem IoT milik KALISTA yang memungkinkan pemantauan real-time sebagai dasar analisis peningkatan efisiensi operasional Toyota Tsusho Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya