Banjir dan Tanah Longsor Terjang Wilayah Tenggara Brasil: 23 Orang Tewas, 47 Lainnya Hilang

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 25 Februari 2026, 10:05 WIB
Banjir dan Tanah Longsor Terjang Wilayah Tenggara Brasil: 23 Orang Tewas, 47 Lainnya Hilang
Tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi para korban reruntuhan bangunan di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil. Tanah longsor telah menimbun sejumlah rumah warga dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah tenggara Brasil sejak Senin 23 Februari 2026, telah memicu banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 23 orang. Lebih dari 40 orang lainnya dilaporkan masih hilang di negara bagian Minas Gerais, memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran. Kota Juiz de Fora menjadi wilayah terdampak paling parah, tercatat sedikitnya terdapat 18 korban. Hingga Selasa 24 Februari 2026, tim pencari dan penyelamat gabungan terus menyisir tumpukan puing untuk mencari korban yang tertimbun.
Foto udara menunjukkan tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)
Tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi para korban reruntuhan bangunan di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil. Tampak foto udara menunjukkan tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)
Tanah longsor telah menimbun sejumlah rumah warga dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Tampak foto udara menunjukkan tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah tenggara Brasil sejak Senin 23 Februari 2026, telah memicu banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 23 orang. Tampak dalam foto, tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)
Lebih dari 40 orang lainnya dilaporkan masih hilang di negara bagian Minas Gerais, memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran. Tampak dalam foto, tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)
Kota Juiz de Fora menjadi wilayah terdampak paling parah, tercatat sedikitnya terdapat 18 korban. Tampak dalam foto, tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)
Hingga Selasa 24 Februari 2026, tim pencari dan penyelamat gabungan terus menyisir tumpukan puing untuk mencari korban yang tertimbun. Tampak dalam foto, tim penyelamat mencari korban di tengah reruntuhan setelah tanah longsor akibat hujan lebat di lingkungan Barrio Parque Jardim Burnier, Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, pada 24 Februari 2026. (Pablo PORCIUNCULA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya