Korlantas Polri Siapkan Check Point untuk Pemeriksaan Kendaraan di Masa Mudik Lebaran 2026

Korlantas Polri menyiapkan check point pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang pada masa mudik Lebaran 2026.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 24 Februari 2026, 16:25 WIB
Petugas gabungan melakukan penyekatan di check point penyekatan arus mudik di kawasan Pasar Mudik, Bogor, (7/5/2021). Penyekatan pemudik pada jalur alternatif Parung diberlakukan jelang Lebaran guna mengantisipasi risiko peningkatan kasus COVID-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Korlantas atau Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan check point pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang pada masa mudik Lebaran 2026 guna memastikan keselamatan penumpang.

Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, pemeriksaan akan difokuskan pada kendaraan bus dan travel dengan fokus meliputi kelaikan kendaraan, kesehatan pengemudi serta kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK.

"Prioritas pertama adalah bus penumpang dan travel karena membawa banyak masyarakat. Kendaraan harus laik jalan, pengemudinya sehat, termasuk administrasinya lengkap," ujar Agus dikutip dari keterangan saat meninjau lokasi check point pemeriksaan kendaraan di KM 81 Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), Jawa Barat (Jabar), melansir Antara, Selasa (24/2/2026).

Ia mengatakan, setiap kepolisian daerah (Polda) nantinya akan menyiapkan satu check point di rest area guna memastikan standar keselamatan terpenuhi sejak awal perjalanan.

"Pemeriksaan dilakukan secara kolaboratif melibatkan kepolisian, tenaga kesehatan, Kementerian Perhubungan serta para pemangku kepentingan terkait lainnya," ucap Agus.

Ada pun, lanjut dia, dalam kunjungan di KM 81 Tol Cipali, peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik tahun ini.

"Negara hadir untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman hingga masyarakat sampai tujuan," kata Agus.

 

Siapkan Pos Pelayanan Terpadu

Petugas memutar balik kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen di check point penyekatan arus mudik di kawasan Pasar Mudik, Bogor, (7/5/2021). Penyekatan pemudik pada jalur alternatif Parung diberlakukan jelang Lebaran guna mengantisipasi risiko peningkatan kasus COVID-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan Jasa Raharja akan menyiapkan pos pelayanan terpadu di KM 81 Tol Cipali sebagai bagian dari 25 pos pelayanan yang disiagakan di jalur mudik nasional.

"Pos pelayanan terpadu itu nanti akan berkolaborasi bersama seluruh stakeholder yang ditugaskan di KM 81 ini untuk diposisikan sebagai check point station," kata dia.

Awaluddin mengatakan, pos pelayanan terpadu itu akan mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi serta menyediakan informasi jalur mudik, titik rawan kecelakaan hingga potensi kepadatan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan selama periode mudik.

Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dedi Gunawan memastikan perbaikan infrastruktur di ruas Tol Cipali, termasuk penanganan lubang jalan, ditargetkan rampung maksimal H-7 hingga H-10 sebelum Lebaran.

"Salah satu upaya kita untuk mencegah terjadinya kecelakaan kendaraan. Selain itu, pos pemantauan juga disiapkan di rest area dan jalur nasional utama," jelas Dedi.

Infografis Antisipasi Potensi Risiko Tsunami Saat Arus Mudik Lebaran. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya