Niclas Fullkrug yang Belum Meyakinkan di AC Milan

Niclas Fullkrug baru cetak satu gol dari 10 laga Serie A bersama AC Milan. Masa depannya diragukan, opsi pembelian €5 juta terancam batal.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 24 Februari 2026, 16:22 WIB
Pemain AC Milan Niclas Fullkrug merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Lecce di Milan, Italia, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Niclas Fullkrug didatangkan AC Milan pada bursa transfer Januari 2026 dengan ekspektasi tinggi. Ia diharapkan menjadi solusi instan di lini depan Rossoneri.

Statusnya sebagai pemain pinjaman dari West Ham membawa harapan baru. Milan membutuhkan striker murni dengan karakter target man.

Secara profil, Fullkrug berbeda dari Rafael Leao, Christian Pulisic, maupun Christopher Nkunku. Ia diplot sebagai titik fokus serangan.

Namun, hingga kini kontribusinya belum signifikan. Catatan gol dan menit bermainnya belum memberi dampak besar bagi tim.


Satu Gol, Minim Dampak

Striker AC Milan, Niclas Fullkrug. (AFP)

Fullkrug memulai kiprahnya dengan cukup menjanjikan. Ia mencetak gol pada laga keempatnya melawan Lecce, 18 Januari lalu.

Gol tersebut lahir dari sundulan memanfaatkan umpan silang Alexis Saelemaekers. Momen itu seolah menggambarkan fungsi idealnya sebagai target man.

Akan tetapi, percikan itu tak berlanjut. Dalam lima laga berikutnya, kontribusinya minim dan ia lebih sering turun sebagai pemain pengganti.

Dari 10 laga Serie A bersama Milan, Fullkrug baru mencetak satu gol. Ia juga hanya sekali menjadi starter, yakni saat menghadapi Fiorentina sebelum diganti pada menit ke-60.


Masa Depan di Bawah Bayang-bayang

Christian Pulisic dan Niclas Fullkrug ketika AC Milan berjumpa Fiorentina pada pekan ke-20 Serie A - Dok. AC Milan/@acmilan

Massimiliano Allegri sebelumnya menegaskan kebutuhan akan striker murni. Karakter itu dimiliki Fullkrug dan menjadi alasan kedatangannya.

Namun, Allegri tampaknya belum sepenuhnya yakin. Fullkrug belum pernah menjadi starter dalam laga kandang Milan.

Opsi pembelian permanen disepakati di angka €5 juta. Secara nominal, angka itu relatif terjangkau bagi klub sebesar Milan.

Meski demikian, dengan minimnya gol dan status non-inti di skuad, peluang bertahannya pemain 33 tahun itu dinilai kecil. Milan kini mulai dikaitkan dengan nama lain, termasuk Moise Kean, sebagai opsi lini depan musim depan.

Sumber: Sempre Milan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya