Janice Tjen Meroket ke Posisi 36 WTA!

Petenis kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, mencetak sejarah baru dengan menembus peringkat ke-36 dunia WTA, sebuah lonjakan luar biasa dari posisi 400 besar.

oleh ThomasDiterbitkan 24 Februari 2026, 16:03 WIB
Meski sempat menyulitkan, Janice Tjen gagal mengimbangi permainan agresif Iga Swiatek dan dipaksa menyerah 0-6, 3-6. Tampak dalam foto, petenis tunggal putri Indonesia, Janice Tjen memukul bola balasan saat melawan Iga Swiatek (Polandia) pada babak kedua turnamen Qatar Open di Doha, 10 Februari 2026. (Karim JAAFAR/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Dunia tenis Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar gembira dari petenis putri andalan, Janice Tjen. Pada Senin, 23 Februari 2026, Asosiasi Tenis Wanita (WTA) merilis daftar peringkat terbaru yang menempatkan Janice Tjen pada posisi ke-36 dunia. Pencapaian ini merupakan rekor tertinggi dalam kariernya dan menandai lompatan signifikan yang luar biasa dalam waktu singkat.

Kenaikan peringkat ini menjadi bukti nyata konsistensi dan kerja keras Janice Tjen di berbagai turnamen bergengsi. Ia berhasil melesat 10 peringkat dari posisi sebelumnya di urutan ke-46, setelah serangkaian penampilan impresif dalam 'Middle East swing' yang baru saja berakhir.

Perjalanan Janice Tjen dari peringkat 400 besar dunia menuju jajaran elite 40 besar WTA hanya dalam waktu sekitar satu tahun adalah kisah inspiratif. Ini tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga menunjukkan potensi besar yang dimilikinya di kancah tenis profesional global.


Perjalanan Gemilang Menuju Peringkat 36 Dunia

Janice Tjen harus mengakui keunggulan petenis Republik Ceko, Karolina Pliskova. Tampak dalam foto, petenis Indonesia, Janice Tjen melakukan pukulan forehand untuk mengembalikan bola ke Karolina Pliskova dari Republik Ceko selama pertandingan babak kedua tunggal putri turnamen tenis Australian Open 2026, di Melbourne, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Dar Yasin)

Janice Tjen, petenis kelahiran Jakarta pada 6 Mei 2002, menunjukkan peningkatan peringkat yang sangat pesat. Pada Februari 2025, ia masih berada di peringkat 395 dunia. Namun, melalui dedikasi dan performa konsisten, ia berhasil memangkas ratusan peringkat dan menembus 100 besar dunia pada 6 Oktober 2025, menjadikannya petenis Indonesia keenam yang mencapai tonggak sejarah tersebut.

Sebelum terjun ke dunia profesional, Janice menempuh jalur tenis perguruan tinggi di Amerika Serikat, bermain untuk University of Oregon dan Pepperdine University. Ia lulus pada tahun 2024 dengan gelar Sosiologi, menunjukkan bahwa pendidikan juga menjadi bagian penting dari fondasi kariernya.

Lonjakan ke peringkat 36 dunia ini merupakan puncak dari progres luar biasa yang ditunjukkan Janice. Peringkatnya terus melesat berkat partisipasinya dalam berbagai turnamen ITF level W50, W75, dan W100, yang secara bertahap meningkatkan posisinya di WTA.


Prestasi Memukau di Turnamen Internasional

Tahun 2025 menjadi tahun kebangkitan bagi Janice Tjen dengan deretan prestasi yang membanggakan. Ia memenangkan gelar tunggal WTA Tour perdananya di Chennai Open 2025, menjadi wanita Indonesia pertama yang meraih trofi tunggal Main Tour sejak Angelique Widjaja.

Selain itu, Janice juga berhasil meraih gelar tunggal WTA 125 pertamanya di Jinan Open dan gelar ganda WTA 125 pertamanya di Suzhou Open bersama Aldila Sutjiadi. Debut Grand Slam-nya terjadi di US Open 2025, di mana ia lolos ke undian utama dan menjadi pemain Indonesia pertama di turnamen besar sejak Angelique Widjaja pada US Open 2004. Lebih membanggakan lagi, ia menjadi wanita Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan Grand Slam sejak Widjaja di Wimbledon 2003, dengan mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova.

Lanjut Baca:

Pada awal tahun 2026, Janice Tjen juga mencatat kemenangan di babak utama Grand Slam pertamanya di Australian Open, menjadi petenis Indonesia pertama yang melakukannya di Melbourne sejak Yayuk Basuki pada 1998.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya