Siapkan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa

KAI Logistik mengirimkan 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Jawa.

oleh Septian DenyDiterbitkan 24 Februari 2026, 13:45 WIB
KAI Logistik berhasil mengelola lebih dari 12 juta ton volume barang, dengan kinerja yang terus meningkat. (dok: KAI Logistik)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menunjukkan peran strategisnya melalui pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.

Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak tersebut.

Pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang secara khusus memiliki kapabilitas dalam penanganan pengiriman kebutuhan logistik heavy cargo.

Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton, di mana setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis yang komprehensif serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dan menjadi ekosistem dalam penyelenggaraan angkutan lebaran yang andal.

“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya, Selasa (24/2/2/2026).

“Distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien," lanjut dia.

 

Kantongi Izin Badan Usaha Angkutan Multimoda

Angkutan logistik dengan kereta api. (Foto: KAI Logistik)

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi.

Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari pengangkutan menggunakan kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle untuk pengiriman lokomotif. Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung.

Kepercayaan dalam pengiriman ini juga melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman sarana perkeretaapian sejumlah 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

"“Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tambah Fahdel.

 

Kerahkan Tim Ahli

PT Kereta Api Logistik atau KAI Logistik mencatat peningkatan angkutan barang sejak awal 2026. Tren peningkatan ini diprediksi berlanjut hingga Maret 2026, bertepatan dengan momen Lebaran.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai prosedur.

Seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi sebagai langkah mitigasi risiko atas barang bernilai tinggi, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan guna memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar.

“Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” tutup Fahdel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya