Melalui BoP dan ISF, Indonesia Tegaskan Kembali Komitmen Nyata Kawal Perdamaian Palestina

Menlu Sugiono meyakinkan bahwa Indonesia akan terus memanfaatkan berbagai forum internasional untuk menggalang dukungan bagi Palestina.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 24 Februari 2026, 12:31 WIB
Menlu RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026). (Dok. Kemlu RI)

Liputan6.com, Jenewa - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin di sela-sela sesi pertemuan tingkat tinggi Konferensi Perlucutan Senjata (Conference on Disarmament) di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026).

Pertemuan ini disebut menjadi momentum strategis untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan proses perdamaian Palestina serta memperkuat kerja sama bilateral kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, Menlu Sugiono menegaskan kembali dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Indonesia siap memainkan peran yang lebih substantif dalam mendorong tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan, termasuk melalui Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Menlu Sugiono juga menyambut baik dibentuknya liaison office atau kantor penghubung oleh Otoritas Palestina dalam rangka penguatan koordinasi dengan Board of Peace.

Indonesia, tegas Menlu Sugiono, akan berupaya keras memastikan proses transisi berjalan sejalan dengan kepentingan rakyat Palestina serta prinsip-prinsip hukum internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kontribusi berkelanjutan dalam menjaga gencatan senjata dan mendorong proses politik yang kredibel menuju solusi dua negara.

 

Apresiasi dari Palestina

Menlu RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026). (Dok. Kemlu RI)

Terkait dengan rencana kontribusi pasukan Indonesia di ISF, Menlu Sugiono menegaskan, "Fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan."

Sebagai bagian dari dukungannya bagi Palestina, Indonesia berencana menggelar sesi khusus mengenai Palestina di Jakarta pada 15 April 2026. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di sela-sela rangkaian KTT D-8 guna memperkuat solidaritas dan dukungan internasional.

Menlu Sugiono pun berharap dapat menyambut kunjungan Menlu Palestina di Jakarta dalam waktu mendatang.

Pada gilirannya, Menlu Palestina secara khusus mengapresiasi upaya-upaya politis Indonesia yang terus konsisten dalam memperjuangkan kepentingan Palestina. Tidak ketinggalan, ia menyampaikan terima kasih atas bantuan kemanusiaan yang telah diberikan oleh Indonesia kepada rakyat Palestina.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya