Penyaluran Solar dan Pertalite di Flores Timur Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya

Pelayanan BBM subsidi ke sub penyalur di Kabupaten Flores Timur, NTT, dihentikan sementara.

oleh Ola KedaDiterbitkan 24 Februari 2026, 10:35 WIB
Petugas mengisi BBM kendaraan konsumen di SPBU milik Pertamina di kawasan Jakarta, Selasa (26/11/2019). Implementasi penyediaan solar dengan minyak kelapa sawit sebesar 30% atau B30 lebih cepat satu bulan, dibanding kebijakan pemerintah yang mewajibkan 1 Januari 2020. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pelayanan bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke sub penyalur di Kabupaten Flores Timur, NTT, dihentikan sementara. Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Alam (SDA) Setda Flores Timur, Tarsisius Kopong menjelaskan aktivitas pelayanan jual beli BBM jenis solar dan pertalite dihentikan untuk sementara mengingat kode balkot mikrosite untuk para sub penyalur diblokir oleh BPH Migas. "Rekomendasi sementara yang selama ini digunakan para sub penyalur saat membeli BBM subsidi untuk sementara belum bisa dilayani. Pelayanan hanya yang punya balkot X star," kata Tarsisius di Flores Timur, Selasa (24/2/2026).

Dia menjelaskan, X star untuk nelayan, UMKM dan pertanian yang di keluarkan oleh OPD teknis dan tidak untuk diperjualbelikan. Sementara sistem balkot mikrosite untuk Sub penyalur tidak bisa diakses sementara, karena sistem diblokir oleh BPH Migas.

Saat ini Pemerintah Daerah Flores Timur sudah menyurati BPH Migas untuk kembali mengaktifkan sistem mikrosite untuk sub penyalur.

"Sampai sekarang belum ada jawaban dari BPH Migas," lanjutnya.

Informasi yang dirangkum, pelayanan di SPBU Waiwerang Adonara Timur dilakukan seperti biasa, walau kode balkot mikrosite terkunci.

"Kami layani kendaraan dan pemegang balkot X star, di mana itu dari OPD teknis dan kuotanya terbatas," ujar Pengawas SPBU Waiwerang Adonara Timur, Yohanes Suban Babe.

Sementara pantauan di SPBU O1 Dan O5 nampak tidak ada aktivitas pengisian di jeriken seperti sebelumnya.

Linda Monteiro pemilik SPBU 01 saat di konfirmasi menjelaskan sejak pemblokiran oleh BPH Migas untuk para sub penyalur, pihak SPBU tidak akan mengeluarkan BBM Subsidi tanpa balkot.

"Kami hanya melayani kendaraan, nelayan dan UMKM dengan kuota terbatas dan pemegang sistem balkot X star yang dikeluarkan oleh OPD teknis," tutupnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya