Prediksi PSG vs Monaco: Tuntaskan Tugas Tumpas Rival Domestik

PSG vs Monaco berlangsung di Parc des Princes, Kamis (26/2/2026).

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 24 Februari 2026, 23:00 WIB
Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Carlos Soler berebut bola dengan pemain AS Monaco Mohamed Camara dan Ruben Aguilar dalam laga Ligue 1 2022/2023 pekan ke-23 di Stade Louis II, Sabtu (11/2/2023) malam WIB. Berkat hasil ini, Monaco berhak naik ke peringkat dua klasemen dengan poin 47, menggeser Marseille. (AP Photo/Daniel Cole)

Liputan6.com, Jakarta - Duel sengit antara dua raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco, akan kembali tersaji dalam leg kedua babak play-off Liga Champions. Pertandingan PSG vs Monaco dijadwalkan di Parc des Princes, Kamis (26/2/2026) pukul 03.00 WIB.

PSG memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 3-2 atas Les Monegasques pada leg pembuka.

Kemenangan atau hasil imbang di kandang sendiri akan memastikan langkah PSG menuju fase gugur Liga Champions untuk ke-14 kalinya secara beruntun. Ini menjadi kesempatan emas bagi tim asuhan Luis Enrique untuk menunjukkan dominasi mereka di kancah Eropa.

Sementara itu, Monaco di bawah asuhan Sebastien Pocognoli harus berjuang ekstra keras untuk membalikkan defisit gol dan menjaga asa mereka di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa ini.

Pertemuan ini bukan hanya sekadar perebutan tiket, melainkan juga ajang pembuktian gengsi di antara dua kekuatan sepak bola Prancis. Dengan rekor kandang yang impresif dan performa solid di Liga Champions, PSG memiliki keuntungan psikologis. Namun, Monaco telah menunjukkan semangat juang yang patut diwaspadai, seperti saat mereka bangkit dari ketertinggalan di pertandingan sebelumnya.


Dominasi PSG di Kandang dan Eropa

Pemain depan Paris Saint-Germain asal Prancis #10, Ousmane Dembele, merayakan golnya ke gawang lawan dengan skor 0-4 dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara VfB Stuttgart dan Paris Saint-Germain di Stuttgart, Jerman barat daya, Kamis dini hari WIB (30-1-2025). (Franck FIFE/AFP)

Paris Saint-Germain menunjukkan mental baja pada leg pembuka, bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memenangkan pertandingan 3-2. Ini menandai pertama kalinya dalam abad ini mereka berhasil memenangkan pertandingan sistem gugur Liga Champions setelah tertinggal dua gol, sebuah bukti ketahanan tim. Anak asuh Luis Enrique telah meraih kemenangan dalam empat pertandingan sistem gugur berturut-turut di kompetisi ini, menegaskan status mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan.

Raksasa Prancis ini memiliki rekor kandang yang sangat kuat, tidak terkalahkan dalam delapan dari sembilan pertandingan kompetitif terakhir mereka di Parc des Princes. Dua pertandingan terakhir mereka di Paris bahkan berakhir dengan selisih gol gabungan 8-0, menunjukkan ketajaman lini serang mereka.

PSG juga memiliki rekor impresif di kandang melawan Monaco, tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir mereka di ibu kota Prancis. Mereka belum pernah kalah dalam pertandingan sistem gugur satu kali pun melawan Les Monegasques di abad ini, memberikan mereka keunggulan historis yang signifikan.

Lanjut Baca:

Dengan performa yang solid di Liga Champions dan kompetisi domestik, PSG diharapkan dapat melanjutkan tren positif mereka. Mereka telah memenangkan tiga dari empat pertandingan leg kedua sebelumnya di turnamen ini, dan bisa memenangkan tujuh dari delapan pertandingan dua leg Liga Champions terakhir mereka dengan kemenangan pada hari Rabu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya