Ini Perkiraan Ramainya Pasar Tanah Abang di Bulan Ramadan 2026

Pengelola Blok A Tanah Abang memproyeksikan lonjakan signifikan pengunjung mulai awal Maret hingga menjelang Lebaran 2026.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 22 Februari 2026, 17:30 WIB
Salah satu pedagang mengatakan bahwa setiap menjelang Lebaran, Pasar Tanah Abang pasti akan dipadati pembeli dari berbagai daerah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang Hery Supriyatna, memprediksi jumlah pengunjung saat bulan Ramadan 2026 akan terjadi di awal mulan Maret.

"Pengunjung minggu pertama di bulan Ramadhan ini masih seperti hari normal biasanya. Peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan kami perkirakan di awal Maret, kira-kira 4 Maret sampai dengan H-1 Lebaran," kata dia di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Menurut Henry, hal ini berkaca pada tahun 2025, di mana peningkatan jumlah kunjungan di Blok A Tanah Abang terjadi sejak dua pekan menjelang Idul Fitri.

Seperti dilansir dari Antara, saat itu  rata-rata kunjungan mencapai 40-45 ribu orang per hari. Karena itu, Henry menuturkan, kemungkinan pengunjung Tanah Abang bisa melebihi 30 ribu orang pada Ramadan 2026 ini.

Sementara itu, terkait kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno beberapa hari lalu, kata dia, kunjungannya itu untuk maksimalisasi pelayanan dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Selain itu, kata Henry, Rano juga memastikan pengunjung dan penjual bisa merasa nyaman serta tidak ada parkir liar di sana.

"Tak ada ruang untuk parkir liar karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen memberantas dan menertibkan semua parkir liar," katanya.

Sebelumnya, Rano Karno menilai kondisi semrawut di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) pada awal Ramadan sebagai hal yang lazim terjadi setiap tahun.

Pernyataan ini disampaikan untuk merespons pertanyaan awak media mengenai maraknya keberadaan juru parkir (Jukir) liar dan kondisi Tanah Abang yang kembali terlihat berantakan menjelang Ramadan 1447 H.

“Saya bilang, marilah kita pahami ini awal-awal Ramadan biasanya seperti itu,” kata Rano di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (18/2/2026).

Meski begitu, ia memastikan penertiban kawasan Tanah Abang mulai dilakukan.

“Tapi Insyaallah jukir juga di Tanah Abang sudah mulai ditertibkan. Pasar-pasar sudah mulai dirapikan,” ungkap Rano.

 

Bahagia Jika Pasar Tanah Abang Ramai

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini juga menyinggung soal kondisi ekonomi Jakarta yang sebelumnya sempat terganggu. Menurutnya, pusat perbelanjaan Tanah Abang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi ibu kota.

“Sempat ekonomi Jakarta terganggu. Tapi yang namanya pasar Tanah Abang, kita memberikan dukungan besar. Kenapa? Itulah sentra ekonomi terbesar di Jakarta,” katanya.

Ia mengaku merasa senang melihat keramaian Tanah Abang belakangan ini, terutama selama perayaan berbagai Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), termasuk menjelang Ramadan.

Pasalnya, kata Rano aktivitas jual beli di Tanah Abang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jakarta.

“Hari ini coba kita lihat di TV, semalam saya begitu lihat di TV, bahagia saya. Orang ke pasar Tanah Abang tahu mau belanja apa tidak, rame,” ucapnya.

Perubahan Para Konsumen

Rano juga menyoroti perubahan pola dagang para pedagang di Tanah Abang yang mulai memanfaatkan berbagai platform digital.

Dia menilai, perubahan tersebut sebagai hal yang baik di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Bahkan ibu-ibu yang jualan sekarang udah pakai jualan pakai TikTok. Karena memang kita mesti sadar, memang begitu sekarang medianya,” kata Rano.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya