BoP Bentuk Polisi Palestina Baru: Rekrutmen Dimulai, 2.000 Orang Daftar dalam Hitungan Jam

Pasukan tersebut akan menjadi pusat dari pemulihan ketertiban selama fase transisi. 2.000 orang-orang yang ingin bergabung dengan pasukan polisi transisi Palestina baru.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 20 Februari 2026, 15:19 WIB
Polisi Israel dikerahkan saat bentrok dengan pengunjuk rasa Palestina di Kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Jumat (22/4/2022). Polisi Israel dan pemuda Palestina kembali bentrok di Kompleks Masjid Al Aqsa. (AP Photo/Mahmoud Illean)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace pada Kamis (19/2) mulai menjalankan rencana pembentukan Polisi Palestin baru. Ini bagian dari kerangka tata kelola, keamanan, dan rekonstruksi Gaza pascaperang.

Di dalam kerangka baru itu, ada rencana pembangunan kembali institusional serta pembentukan kepolisian Palestina baru.

Direktur Jenderal Dewan Perdamaian Nickolay Mladenov mengumumkan pembentukan mekanisme administratif baru yang dimaksudkan untuk mendukung kepemimpinan sipil Gaza di masa depan.

"Kami sangat senang mengumumkan bahwa kami membentuk Kantor Perwakilan Tinggi untuk Gaza, dari Dewan Perdamaian, yang akan ada untuk mendukung, membimbing, dan membantu Komite Nasional untuk administrasi Gaza, mudah-mudahan menghilangkan hambatan yang akan mereka hadapi dalam mengambil alih kendali sipil dan administratif Jalur Gaza," katanya. Dilansir Antara, Jumat (20/2/2026).

Mladenov mengatakan kantor tersebut akan beroperasi di bawah pengawasan dewan dan badan eksekutifnya dan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga Israel dan Palestina, serta pasukan stabilisasi internasional.

Dia juga membocorkan perekrutan untuk pasukan polisi transisi Palestina telah dimulai.

"Hanya dalam beberapa jam pertama, kami telah menerima 2.000 lamaran dari orang-orang yang ingin bergabung dengan pasukan polisi transisi Palestina baru yang akan dibentuk di Gaza di bawah wewenang Komite Nasional, dengan dukungan Dewan Perdamaian yang terlatih di Mesir," ujarnya.

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri rapat perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington DC. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pelucutan Semua Senjata di Gaza

Menurut Mladenov, pasukan tersebut akan menjadi pusat dari pemulihan ketertiban selama fase transisi.

"Pasukan keamanan Palestina di bawah wewenang Komite Nasional untuk periode transisi inilah yang akan memungkinkan kita untuk memastikan bahwa semua faksi di Gaza dibubarkan dan semua senjata berada di bawah kendali satu otoritas sipil," tuturnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Qatar, Mesir, dan Turki atas dukungan mereka terhadap upaya mediasi dan menekankan bahwa rekonstruksi bergantung pada pelucutan senjata.

"Tidak ada pilihan lain kecuali demiliterisasi penuh dan pelucutan semua senjata di Gaza agar rekonstruksi dapat dimulai dan masyarakat dapat memiliki cara hidup baru ke depannya," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya